Logo Header Antaranews Mataram

Mahasiswa KKN Unram olah sampah TPS3R jadi produk bernilai

Kamis, 29 Januari 2026 21:04 WIB
Image Print
Foto arsip-Andhika (tengah) bersama rekan-rekan KKN Unram memberikan edukasi kepada warga tentang cara mengolah sampah menjadi produk bernilai di Desa Akar-akar, Lombok Utara, NTB. (ANTARA/HO-KKN Unram)

Mataram (ANTARA) - Sekelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram Tahun 2026 mengolah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Akar-akar, Kabupaten Lombok Utara, menjadi produk bernilai.

Kepala Desa Akar-akar, Budi Setyo Santoso di Lombok Utara, Kamis, menilai keberadaan sarana TPS3R ini sangat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di Desa Akar-akar.

"Program ini bagus untuk masyarakat Desa Akar-akar. Karena selama ini masih banyak sampah yang dibakar, ditimbun, dan belum dimanfaatkan secara maksimal. Jadi, program adik-adik (KKN) ini sangat bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Ia menerangkan bahwa mahasiswa KKN membuat pengolahan sampah ini dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di desa. Mereka turut mendorong pengelolaannya agar lebih optimal dengan sifat berkelanjutan.

Budi menyampaikan, adanya program pengolahan sampah ini juga mendapat respons positif dari warga. Masyarakat mulai tertarik untuk memilah sampah rumah tangga dan memanfaatkannya menjadi produk yang berguna.

Baca juga: KKN Unram gelar penanaman mangrove di Ketapang Raya Lombok Timur

Dukungan juga datang dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Lombok Utara. Pihak DLHK menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN di Desa Akar-akar memberikan dampak positif terhadap upaya pengolahan sampah.

Andhika Putra Haris salah seorang perwakilan mahasiswa KKN Unram mengatakan pengolahan sampah ini menjadi bagian dari program kerja utama di bidang lingkungan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai guna sampah sekaligus mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Andhika bersama kelompok KKN mengolah berbagai jenis limbah menjadi produk yang memiliki nilai manfaat.

Seperti sampah plastik dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan paving block. Sampah organik diolah menjadi kompos, serta limbah rumah tangga difermentasi menjadi Eco-Enzyme.

Seluruh proses pengolahan dilakukan di TPS3R dengan menerapkan prinsip pemilahan sampah berdasarkan jenisnya.

Baca juga: KKN Unram sosialisasi stunting dan literasi gizi di Aikmel Utara Lombok Timur

Selain kegiatan pengolahan, mahasiswa KKN yang melaksanakan program kemasyarakatan periode Desember 2025 hingga Februari 2025 tersebut, juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Edukasi tersebut meliputi pemilahan sampah rumah tangga, pemanfaatan limbah, serta pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Andhika bersama rekan-rekannya berharap gebrakan KKN Unram ini dapat menjadi pemantik partisipasi aktif masyarakat Desa Akar-akar dalam pengelolaan sampah serta menjadikan TPS3R sebagai pusat pengolahan sampah yang produktif.

"Melalui program ini kami harapkan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat setempat," ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa KKN Unram gelar pelatihan pengolahan jamur merang di Babussalam Lombok Barat



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026