Dompu, NTB 15/7 (ANTARA) - Menjelang puasa Ramadhan harga sembilan bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat karena kebutuhan semakin meningkat.

   Sulaiman H Hamid (47), pedangan di pasar bawah Dompu, Jumat, mengataka, beberapa jenis barang kebutuhan yang harganya beegerak naik, antara lain beras, tepung terigu dan minyak goreng. Ini dipicu oleh kurangnya stok.

   "Beras jenis super yang sebelumnya Rp6.500, kini harganya  mencapai Rp7.000 per kilogramnya. Begitu juga dengan minyak goreng yang naik dari Rp14.000 per liter, naik menjadi Rp16.000," katanya.

   Memasuki bulan suci Ramadhan, harga daging juga mengalami kenaikkan dari Rp50.000 per kilogram menjadi Rp60.000.

   Tepung terigu yang sebelumnya Rp5.600, kini naik menjadi Rp7.000 per kilogram. Naiknya harga kebutuhan tersebut dipicu perminaan yang kian meningkat untuk persiapan menghadapi puasa.

   Demikian juga harga minyak tanah naik. Di Kabupaten Dompu bahan bakar tersebut dijual dengan harga diatas harga eceran tertinggi (HET) yang hanya Rp2.985 naik mencapai Rp 4.000 sampai Rp 5.000 per liter.

   "Selain harganya naik, minyak tanah juga relatif sulit diperoleh. Kalaupun ada minyak tanah akan cepat habis," kata Tustiani, warga Lingkungan Larema, Kelurahan Simpasai.

   Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi Kabupaten Dompu Khairul Insan menilai kenaikan harga barang kebutuhan itu masih dalam batas normal.

   Karena itu, katanya, pihaknya belum berencana menggelar operasi pasar, karena harga kebutuhan pokok, masih bisa dijangkau oleh masyarakat.

   "Yang menjadi perhatian kami saat ini adalah minyak tanah, selain harganya di atas HET, juga langka. Kita berupaya untuk menekan pengecer dan distributor, untuk tidak melakukan penimbunan," katanya.

   Khairul mengimbau agar warga lebih mewaspadai barang kadaluwarsa. Dalam kaitan itu  akan dilakukan razia makanan dan minuman di sejumlah pusat perbelanjaan di daerah ini bekerjasama dengan Polres Dompu. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026