Mataram, 13/6 (ANTARA) - Empat orang pelajar Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ikut ambil bagian dalam kejuraan tinju memperebutkan piala Komandan Resort Militer (Korem) 162 Wira Bhakti yang akan digelar di Kabupaten Dompu 15-17 Juni 2012.

  Keempat petinju yang masih duduk di bangku SMP dan SMA itu dilepas Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, di Mataram, Rabu.

  Mohan yang juga menjabat sebagai Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Mataram, berharap agar para atlet bisa bertanding dengan sportif dan membawa nama baik Kota Mataram.

  "Saya tidak memasang target kemenangan kepada atlet, apalagi empat atlet tersebut merupakan atlet pemula," ujarnya.

  Menurut dia, untuk mencari bibit atlet tinju di Kota Mataram sangat sulit. Hal itu terjadi karena cabang olah raga tinju merupakan cabang olah raga keras sehingga memerlukan pelatihan yang rutin, dukungan dan restu dari orang tua.

  "Makanya saya tidak memasang target tinggi kepada atlet. Tetapi saya yakin, atlet tinju Kota Mataram akan bertanding secara maksimal dan mengharumkan nama Kota Mataram di  luar daerah. Saya sangat bersyukur ada atlet tinju yang siap bertanding," ujarnya.

  Kejuaraan tinju Danrem Cup itu digelar Pengurus Provinsi Pertina NTB untuk menjaring bibit unggul dari kalangan petinju yunior.

  Petinju yang menjadi juara Danrem Cup, akan disiapkan sebagai atlet masa depan dan akan dikirim bertanding pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Jawa Barat.

  Provinsi NTB terus berupaya menciptakan petinju berprestasi melalui berbagai kejuaraan tinju yang diselenggarakan di tingkat regional.

  NTB saat ini sudah memiliki petinju yang memiliki prestasi di tingkat nasional, yakni Nasrudin yang menempati rangking satu nasional dan pernah dikirim oleh pusat untuk berlatih di Kuba.

  Petinju NTB lainnya yang tergolong berprestasi adalah Nur Afni. Petinju putri itu saat ini menempati rangking dua nasional.

  Dua petinju tersebut juga akan dikirim mewakili NTB pada PON XVII 2013 di Riau, bersama dua petinju lainnya, yakni Agus pada kelas 61 kilogram (kg) dan Ruslin pada kelas 56 kg, sedangkan Nasrudin pada kelas 81 kg dan Nur Afni kelas 54 kg putri.

  Pengprov Pertina NTB mentargetkan dua medali emas dari empat atlet tinju yang dikirim, namun tidak menutup kemungkinan NTB akan memperoleh lebih dari dua emas karena seluruh atlet yang dikirim memiliki peluang menjadi juara.    

(*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026