Sampai saat ini saya bersama wakil masih baik-baik saja. Hal itu dapat dilihat dari berbagai program pembangunan di Kota Mataram yang berjalan aman dan lancar
Mataram,  (Antara)- Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh membantah penilaian tidak harmonis dengan wakilnya H Mohan Roliskana, karena hingga saat ini berbagai proses dalam roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik.

"Sampai saat ini saya bersama wakil masih baik-baik saja. Hal itu dapat dilihat dari berbagai program pembangunan di Kota Mataram yang berjalan aman dan lancar," katanya kepada sejumlah media di Mataram, Selasa.

Pernyatan itu dilontarkan wali kota untuk menepis isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat, yang menyebutkan hubungan wali kota dan wakil wali kota mulai tidak harmonis menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Mataram tahun 2015.

Menurutnya, jika isu itu dibiarkan meluas maka dikhawatirkan dapat mengganggu kinerja dan aktivitas masyarakat.

"Terkait dengan itu, saya dan wakil harus melurusakan isu-isu itu karena tidak benar," kata wali kota yang didampingi wakilnya Mohan Roliskana.

Oleh karena itu, saat ini boleh-boleh saja masyarakat berpikir dan berekspresi jika ingin menduga-duga kalau paket "Aman" (Ahyar-Mohan) akan pecah pada Pemilukada 2015.

"Hal itu sah-sah saja, asalkan jangan sampai memecah belah masyarakat apalagi akan menimbulkan friksi-friksi di tengah masyarakat. Yang pasti "Aman" masih aman," katanya.

Selama masa perjalanan empat tahun bersama wakilnya, kata Ahyar, tentu ada perbedaan-perbedaan pendapat, namun bukan perbedaan yang prinsip dan itu masih wajar, sebagai upaya saling mengisi kekurangan.

"Apalagi saya tidak pernah membeda-bedakan antara wali kota dengan wakil wali kota, kedudukan kita sama namun yang membedakan hanya kewenangannya saja," katanya.

Dalam kesempatan itu, wali kota kembali menegaskan bahwa pasangan paket "Aman " jilid dua akan kembali maju Pemilukada Kota Mataram mendatang.

"Sampai saat ini kita belum berpikir untung berpisah, apalagi paket `Aman` mendapat dukungan masyarakat dan dari banyak pihak untuk melanjutkan kepemimpinan Kota Mataram," katanya.


Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026