Program ini dilatarbelakangi kondisi demografi di Indonesia, berupa proporsi usia produktif dalam rentang waktu 2010 hingga 2035 merupakan yang terbaik sejak Indonesia merdekaMataram, (Antara) - Bank Indonesia menjalin kerja sama dengan Universitas Mataram dan Institut Agama Islam Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat, terkait program pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.
Penandatanganan perjanjian kerja sama program beasiswa tersebut dilakukan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Hendar dan pejabat pembantu rektor dari Universitas Mataram (Unram) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram, di gedung rektorat Unram, Kamis.
Ikut mendampingi Kepala Kantor Perwakilan BI Nusa Tenggara Barat (NTB) Bambang Himawan.
Usai penandatanganan perjanjian kerja sama itu, Hendar menjelaskan pemberian beasiswa kepada mahasiswa berprestasi tidak hanya dilakukan di NTB, tapi juga di provinsi lain di Indonesia.
"Program ini dilatarbelakangi kondisi demografi di Indonesia, berupa proporsi usia produktif dalam rentang waktu 2010 hingga 2035 merupakan yang terbaik sejak Indonesia merdeka," katanya.
Menurut dia, kondisi tersebut akan menjadi bonus/dividen demografis bila pendidikan berhasil atau sebaliknya akan menjadi bencana demografis bila pendidikan gagal.
Sayangnya, lanjut Hendar, dunia pendidikan di Indonesia masih menghadapi tantangan yang cukup mendasar, yaitu masalah perluasan, pemerataan, mutu, relevansi, daya saing pendidikan, penguatan tata kelola dan akuntabilitas.
Perguruan tinggi sebagai satuan pendidikan merupakan komponen strategis dalam sistem pendidikan nasional (sisdiknas).
Besarnya biaya pendidikan tinggi di Indonesia, banyak membuat putra-putri bangsa berprestasi tidak dapat melanjutkan studi.
"Sebagai bentuk kepekaan dan perwujudan kepedulian akan kondisi dan kendala tersebut, BI melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupaya berperan aktif dalam peningkatan kualitas masa depan sumber daya manusia Indonesia melalui program pemberian beasiswa bagi mahasiswa," ujarnya.
Hendar yang juga pernah menerima beasiswa BI menyebutkan kriteria umum penerima beasiswa BI tahun 2014 antara lain telah menyelesaikan empat semester atau 60 sistem kredit semester (SKS).
Selain itu, usia maksimal 23 tahun, indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00 (skala 4,00), mempunyai aktivitas sosial di masyarakat, latar belakang ekonomi kurang mampu, tidak sedang menerima beasiswa, bekerja dan atau berada dalam status ikatan dinas dari lembaga/instansi lain, serta wajib aktif berpartisipasi pada semua kegiatan yang diberikan dan diselenggarakan oleh BI.
"Nominal beasiswa BI tahun 2014 sebesar Rp500.000 per bulan untuk satu orang mahasiswa selama dua semester," kata Hendar.
Kepala Kantor Perwakilan BI NTB Bambang Himawan menambahkan pihaknya sudah menyalurkan beasiswa kepada 40 orang mahasiswa Unram dan 26 orang mahasiswa IAIN Mataram yang telah lulus seleksi wawancara oleh BI.
Salah satu penerima beasiswa BI pada 2014 merupakan duta pariwisata Kota Mataram, yakni Ilham Wijaya.
Pemberian beasiswa ini, kata dia, bersifat sosial tanpa ikatan dinas serta tidak dikaitkan dengan pelaksanaan seleksi penerimaan calon pegawai yang dilakukan oleh BI.
"Kami berharap melalui pemberian beasiswa BI kepada mahasiswa berprestasi tapi kurang mampu dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia," ujarnya.
Pewarta : Awaludin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026