"Lewat kerja sama ini kami berharap cita-cita Indonesia untuk memberikan akses keuangan kepada seluruh masyarakat tercapai"
Jakarta (Antara NTB) - Bank Mandiri bekerja sama dengan operator telekomunikasi yaitu PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Telekomunikasi Selular Tbk, PT Indosat Tbk, dan PT XL-Axiata Tbk, memperkuat keuangan inklusif.
  Peluncuran kerjasama yang dilakukan di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (27/4), yang dihadiri oleh lembaga pemerintah dan swasta terkait.
  Sinergi ini juga untuk mendukung semangat pemerintah untuk terus meningkatkan akses keuangan dan transaksi nontunai.
  Kerja sama tersebut salah satunya menggunakan konsep co-branding produk uang elektronik sehingga pemasaran dan edukasi dapat lebih efektif dan efisien.
  Selain itu, masing-masing pihak juga turut mengoptimalkan jaringan dan infrastruktur yang dimiliki.  
  Pada tahap awal, kerjasama tersebut akan dilakukan di 3 kota/kabupaten di Jawa Barat yaitu Bandung, Garut dan Tasikmalaya. Peluncuran kali ini merupakan kelanjutan dari roadshow softlaunching kerjasama yang telah dilaksanakan sejak akhir Maret hingga pertengahan April 2015, di ketiga kota/kabupaten tersebut.
  Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan kerja sama bank dengan operator telekomunikasi dengan konsep seperti ini merupakan yang pertama kali di Indonesia.
  "Lewat kerja sama ini kami berharap cita-cita Indonesia untuk memberikan akses keuangan kepada seluruh masyarakat dapat tercapai," katanya.
  Meningkatnya tingkat financial inclusion di Indonesia, lanjut Hery, tentunya memiliki pengaruh positf terhadap perekonomian Indonesia.
  Antusiasme masyarakat terhadap kerjasama ini sudah dapat dilihat pada saat roadshow softlaunching produk Rekening Hape di Bandung, Garut dan Tasikmalaya. Sampai dengan 24 April 2015, sekitar 1.500 pengguna telah terdaftar dan menggunakan produk tersebut untuk bertransaksi.
  Chief Digital Service Officer XL, Yessie D. Yosetya mengatakan bahwa kerja sama ini selaras dengan komitmen XL untuk terus mendukung program pemerintah dalam menyosialisasikan dan mendorong peningkatan penggunaan transaksi nontunai (cash less) di pelanggan dan masyarakat.
"Dengan kerjasama ini pula, XL berharap dapat ikut mendukung peningkatan Financial Inclusion di Indonesia. Pastinya kami berharap pelanggan dan juga masyarakat akan semakin diuntungkan dan dipermudah dengan adanya kerjasama ini," ujarnya.
  Direktur Planning & Transformation Telkomsel Edward Ying mengatakan sinergi perbankan dan operator merupakan upaya mendukung program pemerintah untuk mewujudkan less cash society.
  Langkah ini juga sesuai dengan visi Telkomsel dalam mendorong terciptanya masyarakat digital Indonesia.
  "Kami menyambut baik kerjasama yang melibatkan bank serta ketiga operator seluler terbesar di tanah air. Telkomsel dengan lebih dari 140 juta pelanggan dan jangkauan jaringan yang tersebar hingga ke pelosok siap untuk mendukung inisiatif ini," katanya.
  Menurut President Director & CEO Indosat Alexander Rusli, perusahaannya sangat antusias dengan kerja sama antara industri telekomunikasi dan perbankan dalam mendukung program keuangan inklusif serta gerakan nasional nontunai.
  "Kami sendiri telah memulai dengan layanan dompetku serta secara konsisten mengembangkan layanan ini dalam rangka komitmen mendukung agenda mobile money di Indonesia. Melalui kerjasama ini, kami berharap pelanggan selular Indosat di seluruh pelosok tanah air dapat melakukan transaksi keuangan dengan lebih mudah dan aman," kata Alex.
  Selain itu, kerja sama antara bank dengan operator telekomunikasi tentunya  dapat meningkatkan efisiensi dalam implementasi layanan keuangan digital. Jaringan distribusi operator telekomunikasi dapat mendukung layanan keagenan (agent banking). (*)



Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2026