Kalau mengenai luas, nama masing-masing pulau belum ditentukan, tetapi masyarakat dipersilakan memberikan usul nama pulau berdasarkan kearifan lokal daerah setempatMataram (Antara NTB) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menemukan 110 pulau baru tak berpenghuni dan belum memiliki nama di sekeliling perairan Pulau Lombok.
Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB H Irnadi Kusuma di Mataram, Jumat, mengatakan penemuan pulau-pulau baru ini diperoleh berdasarkan hasil pengamatan data citra satelit yang dilakukan sejak awal tahun 2016.
"Terbanyak pulau-pulau baru ini berada di Kabupaten Lombok Barat," katanya.
Ia menjelaskan, dengan adanya tambahan 110 pulau baru itu, maka jumlah pulau di NTB menjadi 380 pulau dari sebelumnya sebanyak 280 pulau.
"Jumlah ini belum termasuk dengan pulau-pulau yang saat ini sedang dalam proses pendataan," ujarnya.
Menurutnya, pulau-pulau tersebut sebelumnya sudah lama di ketahui keberadaannya, hanya saja belum memiliki nama.
"Disebut pulau baru karena belum terdata, belum memiliki nama, sehingga belum tercatat dalam peta rupa bumi," jelasnya.
Irnadi menambahkan, keberadaan pulau-pulau itu penting bagi NTB untuk menasbihkan, NTB sebagai provinsi kepulauan, bersama daerah lain yang juga kepulauan di wilayahnya.
"Kalau ini ada, maka DAU dan DAK NTB akan bertambah, begitu juga dalam anggaran infrastruktur," tegasnya.
Karena itu, dengan keberadaan pulau-pulau baru tersebut, pemerintah pusat bisa mempertimbangkan dan mempercepat NTB menjadi provinsi kepulauan.
"Kalau NTB ditetapkan sebagai provinsi kepulauan, peningkatan ekonomi dan pembangunan di daerah menjadi meningkat," ucapnya.
Mantan Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Lombok Utara, mengatakan adanya pulau baru, justru akan menambah daya tarik pariwisata NTB, termasuk meningkatnya ekonomi masyarakat, walaupun belum tergarap secara maksimal.
"Kalau mengenai luas, nama masing-masing pulau belum ditentukan, tetapi masyarakat dipersilakan memberikan usul nama pulau berdasarkan kearifan lokal daerah setempat," ujarnya.
Sedangkan, terkait luas maupun panjangnya pulau-pulau yang baru ditemukan tersebut, Irnadi mengatakan belum bisa dilakukan pengukuran. Meski begitu, Irnadi mengatakan pemerintah provinsi berharap di tahun 2017 nama-nama pulau sudah tercatat.
Untuk mempercepat pendataan pulau-pulau tersebut, pihaknya sudah menjalin berkoordinasi dan membentuk tim terdiri dari daerah dan pusat, mulai Kementerian Kelautan Perikanan (KKP, Bappeda, Badan Informasi Geoparsial dan lembaga-lembaga lain.
"Keberadaan pulau-pulau ini tentu akan menambah daya tarik wisata di NTB, khususnya Pulau Lombok," katanya. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026