Jakarta (ANTARA) - Polri kembali mengirim 273 personel terlatih, 75 unit beragam kendaraan, bantuan logistik dan lainnya untuk membantu penanganan bencana di Pulau Sumatra baik di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat melalui Kapal Pelni yang diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta pada Selasa malam.
“Hari ini kami memberangkatkan pasukan dan logistik kemanusiaan Polri untuk membantu saudara kita di Aceh, Sumut dan Sumbar yang terdampak bencana alam dan ini bagian operasi Operasi Aman Nusa II dan Operasi Lilin,” kata Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol Mohammad Fadil Imran di Jakarta, Selasa.
Ia menegaskan kehadiran Polri di lokasi bencana bukan hanya simbolis yang hanya sekedar tampak tapi kehadiran petugas di lokasi bencana bertujuan menyelesaikan masalah. Selain itu, 75 kendaraan terdiri dari ambulans, kendaraan logistik, kendaraan dapur lapangan, motor trail dan kendaraan lainnya.
Untuk personel ada tim kesehatan Pusdokes Polri yang dilengkapi ambulans dan tenaga medis terlatih serta 226 personel Brimob dilengkapi dua perwira, lima personel Korpolairud dan sejumlah sopir.
“Seluruh personel siap bergabung dengan tim di lapangan bersama TNI, Polri, BNPB serta relawan untuk membantu penanganan bencana,” kata dia.
Baca juga: Wamen P2MI menegaskan komitmen Presiden tangani bencana banjir, longsor
Menurut dia, pengiriman personel ini merupakan penebalan personel yang telah berada di lokasi bencana yakni 10.999 personel yang tersebar di tiga provinsi tersebut.
Ia mengatakan fokus yang ingin dicapai adalah menghadirkan rasa aman dan ketenangan serta membuat masyarakat paham negara hadir dalam kondisi ini.
“Polri hadir dengan empati dan kami instruksikan personel humanis, solutif, dan kolabiratif karena di tengah bencana bukan hanya logistik tapi kehadiran menentramkan dan semangat,” kata dia.
Baca juga: Presiden Prabowo perintahkan lumbung pangan dibangun hingga di desa
Sementara Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Tri Andayani mengatakan kapal yang mengangkut bantuan ini akan berlayar menuju ke Medan, lalu ke Aceh dan terakhir ke Padang.
Setelah sampai di Kota Padang kapal ini kembali berlayar ke Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta untuk kembali melanjutkan perjalanan regular mereka.
“Kami berterima kasih karena kolaborasi dengan Polri mampu membantu mengangkut bantuan kepada saudara yang terdampak bencana,” kata dia.