Lombok Barat tingkatkan penanganan sampah

id pemkab lombok barat,lombok barat,truk sampah,penanganan sampah daerah,dlh lombok barat

Lombok Barat tingkatkan penanganan sampah

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini memeriksa armada truk pengangkut sampah di Kantor Bupati Lombok Barat, Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa (6/1/2026). ANTARA/HO-Diskominfotik Lombok Barat

Lombok Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, membeli delapan unit truk pengangkut sampah baru sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas penanganan timbulan sampah.

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini mengatakan Dinas Lingkungan Hidup merupakan ujung tombak penanganan sampah masyarakat, sehingga perlu didukung sarana dan prasarana yang memadai.

"Armada ini diharapkan mampu membantu Dinas Lingkungan Hidup bekerja lebih optimal sesuai dengan kapasitas dan fungsi," ujarnya di Lombok Barat, Selasa.

Zaini menyampaikan bahwa pembelian delapan unit truk sampah tersebut sebagai bagian dari pembenahan menyeluruh pelayanan publik di Lombok Barat.

Menurut dia, seluruh komponen pelayanan publik akan terus dibenahi secara bersama-sama demi meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

"Kami berharap armada baru tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap kebersihan serta keindahan Lombok Barat," kata Zaini.

Ia mengatakan penggunaan alat angkut baru tersebut diharapkan dapat digunakan secara maksimal agar benar-benar memberikan dampak positif bagi kebersihan lingkungan.

Zaini mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk tetap fokus pada kerja nyata, meskipun di tengah berbagai kritik dan dinamika yang muncul.

"Kerja nyata dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat merupakan jawaban terbaik dalam membangun Lombok Barat yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan," katanya.

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.