Washington (ANTARA) - Sepertiga dari sebagian besar mainan terkenal untuk anak-anak di Amerika Serikat pada 2009 ternyata berisi bahan kimia berbahaya, termasuk timbel, kadmium, arsenik, dan merkuri, kata satu kelompok konsumen, Rabu seperti dikutip AFP.

"Ecology Center", yang menyiarkan temuannya di jejaringnya, HealthyStuff.org., memeriksa hampir 700 mainan sebelum musim belanja Natal dan mendapati 32 persen mainan tersebut berisi satu atau lebih bahan kimia beracun.

Jumlah produk yang melebihi batas saat ini yang ditetapkan pemerintah federal bagi timah pada mainan telah turun sebanyak 67 persen sejak 2007, kendati bahan kimia tersebut --yang dapat mempengaruhi sistem syaraf-- masih ada pada 18 persen mainan, kata pusat itu.

Kandungan timbel pada mainan beragam, dan tujuh persen mainan berisi lebih dari 40 bagian per juta (ppm), tingkat tertinggi yang disarankan oleh American Academy of Pediatrics pada 2007.

Sebanyak tiga persen produk lagi yang diperiksa memiliki tingkat yang melebih 300 ppm, batas yang dimandatkan oleh pemerintah federal, kata studi tersebut.

Di antara mainan dengan kandungan timbel yang dapat dideteksi ialah "Barbie Bike Flair Accessory Kit", "Dore the Explorer Activity Tote" dan "Kid`s Poncho" yang dijual oleh pertokoan Wal-Mart, kata Ecology Center, yang berpusat di Michigan.

Studi itu, yang menggunakan penganalisis fluoresecence sinar-x jinjing, juga mendapati kandungan kadmium yang lebih banyak dari 100 ppm pada 3,3 persen --atau 22-- dari produk yang diperiksa dan kandungan arsenik melebihi 100 ppm pada 1,3 persen --atau sembilan-- di antara mainan itu.

Penulis studi tersebut mengatakan mereka juga prihatin setelah menemukan bahwa 42 persen mainan yang diperiksa berisi PVC.

"PVC adalah plastik yang paling buruk dari sudut pandang kesehatan lingkungna hidup karena zat itu menciptakan bahaya besar pada pabrik, kehidupan produk dan limbahnya, dan dapat berisi bahan tambahan yang berbahaya bagi kesehatan manusia," kata studi tersebut.

Pusat itu, yang telah memeriksa sebanyak 4.000 produk mainan anak selama tiga tahun belakangan, telah menciptakan bank data online, tempat konsumen dapat memeriksa apakah mainan yang mereka beli berisi bahan kimia beracun.(*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026