Mataram (ANTARA) - Geliat pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) sangat ditentukan kondisi wisatawan di Bali, sehingga kondisi pandemi COVID-19 sangat berpengaruh terhadap sektor pariwisata di "Bumi Gora".

Kepala Bagian Umum dan Humas DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Baiq Zuhar Parhi saat menerima rombongan Humas DPRD Bali dan wartawan dalam kegiatan press tour di Lombok, NTB, Jumat, mengatakan sektor pariwisata di tengah pandemi COVID-19 membuat semua sektor lesu. Apalagi kunjungan wisatawan sebelum wabah virus korona transitnya di Bali.

"Kami berharap dengan adanya kunjungan media dari Bali akan memberi semangat dan berdampak pula menambah kunjungan wisatawan Nusantara ke Lombok, NTB," ucapnya.

Ia mengatakan pandemi COVID-19 berdampak sangat meluas terhadap sektor kehidupan. Untuk membangkitkan kembali maka semua elemen masyarakat harus mengikuti protokol kesehatan.

"Kita sama-sama berbuat untuk menyadarkan semua masyarakat menerapkan protokol. Mudah-mudahan pandemi ini cepat berakhir," ujarnya.

Sementara itu, Kabag Persidangan dan Fasilitasi Fungsi DPRD Bali I Gusti Nyoman Alit Wikrama didampingi Kasubag Tata Kepegawaian, Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Bali Kadek Putra Suantara mengatakan kunjungan bersama para wartawan dalam upaya menjalin silaturahmi dengan DPRD Provinsi NTB dan ingin mendapatkan informasi terkait kehumasan serta kegiatan Dewan.

"Kami bersama wartawan ingin bersilaturahmi dan bertukar pengalaman mengenai kehumasan di DPRD, sehingga nantinya bisa ke depannya lebih baik dalam menjalin sinergi dengan media," ujarnya.

Ia mengatakan peran media sangat penting dalam menginformasikan semua kegiatan DPRD kepada masyarakat. Begitu juga media massa pun menggali aspirasi masyarakat yang bisa diberitakan.

"Dengan bersilaturahmi ini diharapkan saling bersinergi humas dan wartawan di Bali dengan NTB. Kami pun ke depannya berharap humas dan wartawan NTB dapat berkunjung ke Pulau Dewata," ujarnya.

Kegiatan press tour Humas DPRD Bali dengan wartawan ke NTB berlangsung mulai 26-28 November 2020 diikuti media cetak, elektronik dan media online.


 

Pewarta : I Komang Suparta
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024