MENTERI LH SIAP DI-RESHUFFLE
Rabu, 5 Januari 2011 18:09 WIB
Jakarta (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup (MenLH) Gusti Muhammad Hatta menyatakan dirinya siap diganti atau di-reshuffle dari Kabinet Indonesia Bersatu II.
"Saya mengerti, saya setiap saat siap di-reshuffle. Yang penting saya kerja dengan baik," kata MenLH di Jakarta, Rabu, usai pertemuan pembahasan hasil KTT ke-16 Perubahan Iklim di Cancun, Meksiko.
Meski siap di-reshuffle, Gusti merasa dirinya telah bekerja melampaui target yang dibebankan presiden kepadanya."Rapor saya Insya Allah tidak merah," katanya.
Dia mencontohkan target penurunan pencemaran air, udara dan limbah B3 (bahan beracun dan berbahaya) melalui program Proper (Penilaian Tingkat Kinerja Perusahaan) dengan target 680 perusahaan mengikuti program perusahaan ramah lingkungan.
"Tahun 2010, kami berhasil mengikutkan 690 perusahaan. Berhasil menurunkan 80 persen. Tahun depan akan kita tingkatkan jumlah perusahaan yang ikut Proper menjadi 760 perusahaan," katanya.
Target lainnya yaitu penurunan 20 persen titik api (hotspot), Gusti mengatakan pihaknya berhasil menurunkan sampai 80 persen atau sekitar 116.400 titik api dihitung dari jumlah titik api pada 2006 yaitu 145.522
Sedangkan untuk target peningkatan kualitas air daerah aliran sungai (DAS), pihaknya tahun 2010 baru menetapkan kriteria kelas dari beberapa DAS.
"Tahap selanjutnya kita akan tetapkan target peningkatan kualitas air DAS," katanya.
Dia mengatakan dirinya telah mengirimkan laporan kinerjanya kepada Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) sebanyak dua kali yaitu pada Desember 2010 dan pada Senin (3/1/2011).(*)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Saksi sidang korupsi Poltekkes Mataram mengungkap ada barang tak berguna
04 January 2024 17:48 WIB, 2024
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Saksi sidang korupsi Poltekkes Mataram mengungkap ada barang tak berguna
04 January 2024 17:48 WIB, 2024