PEMIMPIN EROPA DESAK TRANSISI MESIR
Sabtu, 5 Februari 2011 8:56 WIB
Brussel (ANTARA) - Duapuluh-tujuh pemimpin Eropa menuntut peralihan ke demokrasi di Mesir mulai "sekarang", dalam sebuah pernyataan bersama Jumat yang juga mengutuk kekerasan di negara itu.
Dalam pertemuan puncak satu hari, para pemimpin itu "mendesak pemerintah Mesir memenuhi aspirasi rakyat Mesir dengan reformasi politik, bukan penindasan".
Mereka menyerukan pengendalian diri semua pihak dan tidak ada kekerasan lebih lanjut ketika negara itu memulai peralihan tertib ke pemerintah yang luas, sebagaimana dikutip dari AFP.
"Dewan Eropa menggarisbawahi bahwa proses peralihan ini harus dimulai sekarang," kata pernyataan itu, yang merupakan tanggapan paling keras Uni Eropa (EU) atas pergolakan di Mesir.
Mereka juga mengeluarkan ancaman terselubung mengenai pembekuan bantuan EU -- meski jumlahnya masih di bawah bantuan AS.
"Dasar bagi hubungan EU dengan Mesir haruslah prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam perjanjian asosiasi dan komitmen yang dibuat," tambahnya.
(*)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Saksi sidang korupsi Poltekkes Mataram mengungkap ada barang tak berguna
04 January 2024 17:48 WIB, 2024
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Saksi sidang korupsi Poltekkes Mataram mengungkap ada barang tak berguna
04 January 2024 17:48 WIB, 2024