Pemprov NTB menyediakan tes cepat gratis bagi peserta tes CPNS 2021
Selasa, 21 September 2021 22:22 WIB
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB Muhammad Natsir. (ANTARA/Nur Imansyah).
Mataram (ANTARA) - Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyediakan tes cepat gratis bagi peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 di lingkungan Pemprov NTB guna mencegah terjadinya penularan COVID-19.
"Jadwal tes dan rapid (tes cepat) sudah kami umumkan kepada seluruh peserta. Untuk 'rapid test' (tes cepat) antigen disediakan gratis di Rumah Sakit Mata Provinsi NTB, Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Provinsi NTB, dan Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma," kata Kepala BKD Provinsi NTB Muhammad Natsir di Mataram, Selasa.
Ia menjelaskan pelaksanaan tes SKD di tengah pandemi akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Adapun mengenai keterangan negatif hasil tes cepat yang wajib disertakan oleh peserta tes CPNS, seluruh peserta tes tidak dibebankan biaya.
"Jadi semuanya gratis," katanya.
Oleh karena itu, Natsir menegaskan bahwa penyelenggaraan tes CPNS Provinsi NTB dilaksanakan secara jujur dan transparan. Seluruh proses seleksi penerimaan CPNS menggunakan sistem digital, mulai dari pendaftaran, pelaksanaan tes hingga pengumumannya dilakukan secara "live" melalui Youtube BKD Provinsi NTB.
"Hingga saat ini kita tidak pernah bertemu secara tatap muka dengan calon CPNS. Besok Kamis tanggal 23 September baru kita bertemu dengan mereka untuk pelaksanaan SKD," katanya.
Tes SKD CPNS Provinsi NTB pada 2021 dilaksanakan selama 23 September hingga 19 Oktober 2021. Terkait dengan kesiapan pelaksanaan SKD CPNS di gedung Computer Assisted Test (CAT) BKD NTB, panitia telah melakukan persiapan sarana dan prasarana dengan sebaik mungkin, di antaranya penyediaan tempat cuci tangan, penyimpanan barang (loker), penyiapan ruang pengarahan dan ruang CAT sesuai standar protokol kesehatan agar pelaksanaan SKD dapat berjalan dengan lancar.
Jumlah peserta CPNS yang akan tes di BKD NTB 7.843 orang. Dalam seleksi CPNS dan PPPK Tahun 2021, Pemprov NTB mendapatkan jatah 4.864 formasi.
"Jadwal tes dan rapid (tes cepat) sudah kami umumkan kepada seluruh peserta. Untuk 'rapid test' (tes cepat) antigen disediakan gratis di Rumah Sakit Mata Provinsi NTB, Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Provinsi NTB, dan Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma," kata Kepala BKD Provinsi NTB Muhammad Natsir di Mataram, Selasa.
Ia menjelaskan pelaksanaan tes SKD di tengah pandemi akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Adapun mengenai keterangan negatif hasil tes cepat yang wajib disertakan oleh peserta tes CPNS, seluruh peserta tes tidak dibebankan biaya.
"Jadi semuanya gratis," katanya.
Oleh karena itu, Natsir menegaskan bahwa penyelenggaraan tes CPNS Provinsi NTB dilaksanakan secara jujur dan transparan. Seluruh proses seleksi penerimaan CPNS menggunakan sistem digital, mulai dari pendaftaran, pelaksanaan tes hingga pengumumannya dilakukan secara "live" melalui Youtube BKD Provinsi NTB.
"Hingga saat ini kita tidak pernah bertemu secara tatap muka dengan calon CPNS. Besok Kamis tanggal 23 September baru kita bertemu dengan mereka untuk pelaksanaan SKD," katanya.
Tes SKD CPNS Provinsi NTB pada 2021 dilaksanakan selama 23 September hingga 19 Oktober 2021. Terkait dengan kesiapan pelaksanaan SKD CPNS di gedung Computer Assisted Test (CAT) BKD NTB, panitia telah melakukan persiapan sarana dan prasarana dengan sebaik mungkin, di antaranya penyediaan tempat cuci tangan, penyimpanan barang (loker), penyiapan ruang pengarahan dan ruang CAT sesuai standar protokol kesehatan agar pelaksanaan SKD dapat berjalan dengan lancar.
Jumlah peserta CPNS yang akan tes di BKD NTB 7.843 orang. Dalam seleksi CPNS dan PPPK Tahun 2021, Pemprov NTB mendapatkan jatah 4.864 formasi.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Buntut antigen palsu, Erick memecat seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika
16 May 2021 11:17 WIB, 2021
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pengelolaan sampah Nasional naik ke 24,95 persen, Target 100 persen masih jauh
11 February 2026 17:18 WIB
Sebanyak 1,67 juta orang diprediksi padati Ketapang--Gilimanuk pada Lebaran
11 February 2026 6:40 WIB