Mayat bayi ditemukan empat anak sepulang mengaji di Kokok Kermit Lotim
Jumat, 24 September 2021 21:07 WIB
Mayat bayi ditemukan empat anak sepulang mengaji di Kokok Kermit, Desa Montong Baan Selatan, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (24/9) sekitar pukul 16.30 WITA.
Selong, Lombok Timur (ANTARA) - Mayat bayi ditemukan empat anak sepulang mengaji di Kokok Kermit, Desa Montong Baan Selatan, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (24/9) sekitar pukul 16.30 WITA.
Kasus ini, kini dalam penyelidikan pihak berwajib, guna mengungkap pelakunya.
Informasi yang dihimpun, kasus penemuan Orok bayi dalam kondisi sudah tak bernyawa tersebut, bermula dari empat orang anak-anak yang baru pulang mengaji.
Saat melintas di Kokok (Kali) Kermit, dua orang anak tersebut, saat akan buang air kecil dengan cara turun ke kali, dikagetkan melihat ada orok bayi yang terapung.
Seketika itu juga, keempat anak tersebut, buru-buru pulang untuk memberitahukan orang tuanya, kalau mereka melihat ada orok bayi yang mengapung di pinggir kali Kermit tersebut.
Orang tuanya bersama warga lain, berlarian menuju TKP untuk membuktikan laporan anaknya. Sesampai di TKP laporan anaknya benar adanya, langsung melaporkan penemuan orok tersebut ke kepala lingkungan ( kawil), termasuk melaporkan ke polsek.
Kawil maupun Anggota Polsek yang mendapat laporan, langsung menuju TKP dan melakukan olah TKP.
Kapolsek Sikur melalui Kasi Humas Polres Lotim, Iptu L Jaharudin saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penemuan orok bayi tersebut.
"Kami sudah terima laporan, anggota langsung turun dan lakukan olah TKP " katanya.
Termasuk melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku (orang tua) dari orok yang di buang tersebut
"Kita lakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya," jelasnya.
Kasus ini, kini dalam penyelidikan pihak berwajib, guna mengungkap pelakunya.
Informasi yang dihimpun, kasus penemuan Orok bayi dalam kondisi sudah tak bernyawa tersebut, bermula dari empat orang anak-anak yang baru pulang mengaji.
Saat melintas di Kokok (Kali) Kermit, dua orang anak tersebut, saat akan buang air kecil dengan cara turun ke kali, dikagetkan melihat ada orok bayi yang terapung.
Seketika itu juga, keempat anak tersebut, buru-buru pulang untuk memberitahukan orang tuanya, kalau mereka melihat ada orok bayi yang mengapung di pinggir kali Kermit tersebut.
Orang tuanya bersama warga lain, berlarian menuju TKP untuk membuktikan laporan anaknya. Sesampai di TKP laporan anaknya benar adanya, langsung melaporkan penemuan orok tersebut ke kepala lingkungan ( kawil), termasuk melaporkan ke polsek.
Kawil maupun Anggota Polsek yang mendapat laporan, langsung menuju TKP dan melakukan olah TKP.
Kapolsek Sikur melalui Kasi Humas Polres Lotim, Iptu L Jaharudin saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penemuan orok bayi tersebut.
"Kami sudah terima laporan, anggota langsung turun dan lakukan olah TKP " katanya.
Termasuk melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku (orang tua) dari orok yang di buang tersebut
"Kita lakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya," jelasnya.
Pewarta : Dimyati
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ilmuwan: Temuan bayi hiu paus di Teluk Saleh menandai kemajuan dunia riset
16 December 2025 12:33 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024