NTB-Perhimpunan Tionghoa lakukan penghijauan Jalan Bypass BIL
Kamis, 17 Maret 2022 8:02 WIB
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Sitti Rohmi Djalilah (kiri) menanam pohon di Jalan Bypass BIL menjelang dua hari perhelatan MotoGP di Banyumulek Kabupaten Lombok Barat, Rabu (16/3/2022). ANTARA/HO-Pemprov NTB
Lombok Barat, NTB (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) melaksanakan gerakan penghijauan di Jalan Bypass Bandara Internasional Lombok menjelang dua hari perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret 2022.
"Pohon ini dapat menahan banjir dan menghasilkan oksigen, semoga terus tumbuh dengan baik ke depan," kata Wagub NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah di sela-sela menanam pohon di Jalan Bypass BIL, Banyumulek Kabupaten Lombok Barat, Rabu.
Wagub menegaskan, gerakan menanam pohon merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan program NTB yang Asri dan Lestari. Salah satunya dengan melakukan penghijauan dengan menanam pohon Kenari.
Penanaman pohon ini diinisiasi Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTB. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB.
"Ini yang kita perlukan, ikut membantu pemerintah. Jadi sinergi juga harus ada perencanaan lokasi dan tempat untuk melakukan penanaman. Mudah-mudahan apa yang dilakukan hari ini dapat diikuti oleh yang lain, untuk menjadi mitra pemerintah, untuk menghijaukan NTB," ujar alumni ITS Surabaya ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, Madani Mukarom mengatakan, penghijauan ini merupakan bagian dari ikhtiar menghijaukan NTB. Salah satu yang dilakukan dengan menanam pohon sepanjang jalan negara dan provinsi dari Ampenan Kota Mataram hingga Sape di Kabupaten Bima.
"Sudah ada sekitar 10.000 pohon yang telah ditanam sepanjang jalur tersebut. Bahkan masing-masing KPH di tiap kabupaten/kota menanam 2.000-2.500 pohon," ujarnya.
Ia menyebutkan, jenis-jenis pohon yang ditanam beragam. Seperti pohon trembesi, kenari, mahoni, ketapang kencana dan tabe buya.
Sementara itu, Ketua Harian Perhimpunan INTI NTB, S Widjanarko menyampaikan apresiasi kepada pemerintah provinsi dalam melakukan penghijauan.
"Kami sudah melakukan penghijauan serupa di Lombok Utara, Lombok Timur, dan Lombok Tengah. Pohon kenari yang ditanam sudah setinggi 1 meter. Semoga akan menghasilkan kebaikan untuk anak cucu kita," katanya.
"Pohon ini dapat menahan banjir dan menghasilkan oksigen, semoga terus tumbuh dengan baik ke depan," kata Wagub NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah di sela-sela menanam pohon di Jalan Bypass BIL, Banyumulek Kabupaten Lombok Barat, Rabu.
Wagub menegaskan, gerakan menanam pohon merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan program NTB yang Asri dan Lestari. Salah satunya dengan melakukan penghijauan dengan menanam pohon Kenari.
Penanaman pohon ini diinisiasi Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTB. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB.
"Ini yang kita perlukan, ikut membantu pemerintah. Jadi sinergi juga harus ada perencanaan lokasi dan tempat untuk melakukan penanaman. Mudah-mudahan apa yang dilakukan hari ini dapat diikuti oleh yang lain, untuk menjadi mitra pemerintah, untuk menghijaukan NTB," ujar alumni ITS Surabaya ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, Madani Mukarom mengatakan, penghijauan ini merupakan bagian dari ikhtiar menghijaukan NTB. Salah satu yang dilakukan dengan menanam pohon sepanjang jalan negara dan provinsi dari Ampenan Kota Mataram hingga Sape di Kabupaten Bima.
"Sudah ada sekitar 10.000 pohon yang telah ditanam sepanjang jalur tersebut. Bahkan masing-masing KPH di tiap kabupaten/kota menanam 2.000-2.500 pohon," ujarnya.
Ia menyebutkan, jenis-jenis pohon yang ditanam beragam. Seperti pohon trembesi, kenari, mahoni, ketapang kencana dan tabe buya.
Sementara itu, Ketua Harian Perhimpunan INTI NTB, S Widjanarko menyampaikan apresiasi kepada pemerintah provinsi dalam melakukan penghijauan.
"Kami sudah melakukan penghijauan serupa di Lombok Utara, Lombok Timur, dan Lombok Tengah. Pohon kenari yang ditanam sudah setinggi 1 meter. Semoga akan menghasilkan kebaikan untuk anak cucu kita," katanya.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dari MotoGP hingga KEK Mandalika: ITDC & APS perluas serapan tenaga lokal
05 February 2026 10:35 WIB
Terpopuler - Lingkungan
Lihat Juga
FKIJK NTB dan MIM Foundation salurkan genset bagi penyintas banjir di Aceh
02 January 2026 15:01 WIB
Gunung Semeru hari ini alami 16 kali erupsi, tinggi letusan capai 1.100 meter
03 December 2025 10:28 WIB
Sembilan orang terseret banjir bandang di Agam, Sumatera Barat masih dalam pencarian
28 November 2025 13:35 WIB
BMKG prediksikan puncak musim hujan di Sulteng September hingga April 2026
16 September 2025 15:52 WIB