Integrasikan sistem transportasi-kesehatan, Beijing mencabut "lockdown"
Senin, 6 Juni 2022 5:49 WIB
Suasana di dalam kereta metro line 10 Beijing, China, mulai dipadati penumpang, Selasa (31/52022). Situasi Beijing pulih secara bertahap sejak status lockdown dicabut pada 29 Mei 2022. ANTARA/M. Irfan Ilmie
Beijing (ANTARA) - Pemerintah Kota Beijing, Minggu, mengumumkan pencabutan status penguncian wilayah (lockdown) dengan melonggarkan kebijakan protokol kesehatan antipandemi COVID-19 mulai Senin (6/6).
Kebijakan tersebut diambil setelah dalam sepekan terakhir otoritas pemerintahan di ibu kota China itu mengintegrasikan sistem transportasi massal dengan kartu kesehatan masyarakat yang mencakup data vaksinasi dan hasil tes PCR berkala.
Sejak Jumat (3/6) telah muncul perintah di aplikasi kartu kesehatan (jiankangbao) untuk memasukkan nomor kartu tiket elektronik kereta metro bawah tanah (subway). Kalau nomor tiket tidak dimasukkan di jiangkangbao, maka pintu elektronik di stasiun subway tidak akan terbuka secara otomatis.
Pewarta ANTARA Beijing sempat mengalami hambatan tersebut di Stasiun Jinshong dan Stasiun Shuangjing sebelum muncul perintah di aplikasi jiankangbao pada Minggu (31/5) dan Jumat (3/5).
Namun petugas di kedua stasiun tersebut masih bisa memakluminya dengan membukakan pintu secara manual karena integrasi sistem tersebut pada saat itu hanya bisa untuk pemegang nomor kartu identitas warga lokal sehingga masih belum mengenali nomor paspor.
"Sekarang nomor paspor sudah teridentifikasi di tiket dan jiangkangbao," kata seorang warga negara Indonesia yang baru saja berhasil memasukkan nomor tiket di aplikasi di jiankangbao-nya sehingga sudah bisa digunakan untuk naik subway dan tranportasi umum lainnya di Beijing.
Dengan diperlonggarnya restriksi antipandemi, maka restoran dan kafe di Ibu Kota sudah diizinkan menerima pengunjung mulai Senin. Sejak 1 Mei otoritas Beijing melarang warga makan dan minum di dalam restoran setelah ditemukan klaster baru COVID-19 varian Omicron pada 22 April.
Siswa sekolah menengah atas sudah bisa kembali ke sekolah di Beijing sejak Kamis (2/6), sedangkan murid sekolah menengah pertama dan sekolah dasar baru dimulai pada Senin (13/6) dan murid TK pada Senin (20/6). Beberapa toko dan pusat perbelanjaan di Beijing sudah kembali beroperasi secara penuh pada Minggu.
Bus kota Beijing, China, mulai mengangkut penumpang dari halte di kawasan Panjiayuan, Distrik Chaoyang, Rabu (1/6/2022), setelah berhenti beroperasi selama 37 hari pada saat otoritas setempat memberlakukan penguncian wilayah (lockdown). Situasi Beijing pulih secara bertahap sejak status lockdown dicabut pada 29 Mei 2022. (ANTARA/M. Irfan Ilmie)
Kebijakan tersebut diambil setelah dalam sepekan terakhir otoritas pemerintahan di ibu kota China itu mengintegrasikan sistem transportasi massal dengan kartu kesehatan masyarakat yang mencakup data vaksinasi dan hasil tes PCR berkala.
Sejak Jumat (3/6) telah muncul perintah di aplikasi kartu kesehatan (jiankangbao) untuk memasukkan nomor kartu tiket elektronik kereta metro bawah tanah (subway). Kalau nomor tiket tidak dimasukkan di jiangkangbao, maka pintu elektronik di stasiun subway tidak akan terbuka secara otomatis.
Pewarta ANTARA Beijing sempat mengalami hambatan tersebut di Stasiun Jinshong dan Stasiun Shuangjing sebelum muncul perintah di aplikasi jiankangbao pada Minggu (31/5) dan Jumat (3/5).
Namun petugas di kedua stasiun tersebut masih bisa memakluminya dengan membukakan pintu secara manual karena integrasi sistem tersebut pada saat itu hanya bisa untuk pemegang nomor kartu identitas warga lokal sehingga masih belum mengenali nomor paspor.
"Sekarang nomor paspor sudah teridentifikasi di tiket dan jiangkangbao," kata seorang warga negara Indonesia yang baru saja berhasil memasukkan nomor tiket di aplikasi di jiankangbao-nya sehingga sudah bisa digunakan untuk naik subway dan tranportasi umum lainnya di Beijing.
Dengan diperlonggarnya restriksi antipandemi, maka restoran dan kafe di Ibu Kota sudah diizinkan menerima pengunjung mulai Senin. Sejak 1 Mei otoritas Beijing melarang warga makan dan minum di dalam restoran setelah ditemukan klaster baru COVID-19 varian Omicron pada 22 April.
Siswa sekolah menengah atas sudah bisa kembali ke sekolah di Beijing sejak Kamis (2/6), sedangkan murid sekolah menengah pertama dan sekolah dasar baru dimulai pada Senin (13/6) dan murid TK pada Senin (20/6). Beberapa toko dan pusat perbelanjaan di Beijing sudah kembali beroperasi secara penuh pada Minggu.
Bus kota Beijing, China, mulai mengangkut penumpang dari halte di kawasan Panjiayuan, Distrik Chaoyang, Rabu (1/6/2022), setelah berhenti beroperasi selama 37 hari pada saat otoritas setempat memberlakukan penguncian wilayah (lockdown). Situasi Beijing pulih secara bertahap sejak status lockdown dicabut pada 29 Mei 2022. (ANTARA/M. Irfan Ilmie)
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mataram mengoptimalkan Satgas COVID-19 tingkat lingkungan cegah Omicron
29 December 2021 21:29 WIB, 2021
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Pemerintah China menerapkan kebijakan bebas visa untuk warga Inggris dan Kanada
16 February 2026 6:58 WIB
Wang Yi: Dialog lebih baik daripada konfrontasi, jelang pertemuan Xi-Trump
15 February 2026 12:01 WIB