London (ANTARA) - Saham-saham Inggris berakhir di wilayah negatif pada perdagangan Rabu waktu setempat (8/6/2022), memperpanjang penurunan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London sedikit menyusut 0,08 persen atau 5,93 poin, menjadi menetap di 7.593,00 poin.
Indeks FTSE 100 melemah 0,12 persen atau 9,29 poin menjadi 7.598,93 poin pada Selasa (7/6/2022), setelah terkerek 1,00 persen atau 75,27 poin menjadi 7.608,22 poin pada Senin (6/6/2022), dan jatuh 0,98 persen atau 74,71 poin menjadi 7.532,95 poin pada Rabu (1/6/2022).
Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terpuruk 12,59 persen.
Diikuti oleh saham perusahaan jasa pos dan kurir multinasional Inggris Royal Mail Group PLC yang anjlok 5,17 persen, serta perusahaan manajemen aset multinasional Inggris Schroders PLC kehilangan 3,23 persen.
Baca juga: Euro naik tipis karena selera risiko meningkat
Saham Inggris negatif, indeks FTSE 100 menyusut 5,93 poin
Kamis, 9 Juni 2022 6:58 WIB
Ilustrasi - Saham-saham Inggris merosot pada perdagangan Senin (16/8/2021) (ANTARA/Juns)
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas UBS dan Galeri24 melonjak tembus Rp3,275 juta/gr, Jumat 30 Januari 2026
30 January 2026 7:49 WIB