
Pengangguran Sumbawa Barat turun jadi 3,15 persen pada 2025

Sumbawa Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan data angka pengangguran menunjukkan penurunan hingga 2025 bila dibandingkan dengan sebelumnya.
Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah di Sumbawa Barat, Sabtu mengatakan tiga hingga empat tahun sebelum pembangunan smelter, angka pengangguran berada pada 4,7 persen atau sekitar 3.200 tenaga kerja.
"Angka ini berhasil ditekan menjadi 3,15 persen atau sekitar 2.600 tenaga kerja pada akhir tahun 2025," katanya.
Ia mengatakan meskipun pembangunan smelter telah menyerap sekitar 8.000 tenaga kerja, dirinya menyadari adanya tantangan dalam pemenuhan kompetensi untuk beberapa jenis pekerjaan tertentu.
Oleh karena itu, revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) diharapkan mampu menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang sesuai dan siap bersaing di pasar kerja.
Baca juga: Sumbawa butuh pemimpin cerdas kurangi pengangguran
Lebih lanjut, Bupati Amar Nurmansyah mengajak semua pihak untuk mengubah paradigma bahwa peluang kerja di Sumbawa Barat tidak hanya terbatas pada sektor pertambangan.
"Contoh lain yakni keberhasilan pelatihan di sektor perhotelan yang mampu menyerap 100-200 orang lulusan, baik di Lombok, lokal Sumbawa Barat, hingga Bali," katanya.
Ia mengatakan sebagai tindak lanjut dari program ini, direncanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) dengan beberapa pihak, termasuk United Tractors, anak perusahaan Astra yang bergerak dalam pelatihan dan penempatan tenaga kerja, akan dilakukan bersamaan dengan peletakan batu pertama digitalisasi BLK.
Baca juga: NTB butuh peta jalan pelatihan tenaga kerja untuk lima tahun
Bupati menjelaskan bahwa pola pembiayaan pelatihan hingga penempatan tenaga kerja akan diintervensi oleh pemerintah, sehingga tidak akan sepenuhnya menjadi beban bagi para calon pekerja.
"Dengan ini pemerintah penurunan angka pengangguran terbuka menjadi 2,6 persen pada tahun 2027," katanya.
Ia mengatakan bupati berharap agar program ini dapat berjalan sukses dan bermanfaat bagi kemajuan Sumbawa Barat di masa mendatang.
"Pemerintah daerah tetap berkomitmen dalam melaksanakan berbagai program untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Baca juga: Dinamika pasar kerja tumbuh meski pengangguran naik di NTB
Baca juga: Koperasi Merah Putih untuk kurangi angka pengangguran di NTB
Baca juga: Lombok Utara percepat pengurangan angka pengangguran
Baca juga: Pengangguran terbuka di NTB capai 102 ribu orang
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
