BNPT serukan narasi positif tekan kelompok radikal
Rabu, 15 Juni 2022 12:20 WIB
Kepala BNPT, Komisaris Jenderal Polisi Boy Rafli Amar (kiri). ANTARA/HO-Humas BNPT
Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus menyerukan dan mengajak masyarakat untuk menyebarkan narasi-narasi positif di ruang publik guna menekan gerakan kelompok radikal.
"Mitra BNPT perlu terus diajak untuk menyampaikan pesan perdamaian dan persatuan di tengah masyarakat," kata Kepala BNPT, Komisaris Jenderal Polisi Boy Rafli Amar, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, penyebaran narasi-narasi positif bisa mempersempit ruang gerak kelompok radikal yang selama ini banyak memanfaatkan ruang publik.
Baca juga: BNPB mengimbau warga kurangi mobilitas antisipasi subvarian omicron
Selain ikut menyuarakan narasi-narasi perdamaian, masyarakat dan mitra BNPT juga didorong menampung berbagai aspirasi-aspirasi masyarakat terkait penanggulangan terorisme.
Terakhir, dia mengajak semua unsur masyarakat terus menguatkan sinergi terutama dengan jajaran kementerian/lembaga dalam menentukan program atau tindak lanjut ke depan.
"Mitra BNPT perlu terus diajak untuk menyampaikan pesan perdamaian dan persatuan di tengah masyarakat," kata Kepala BNPT, Komisaris Jenderal Polisi Boy Rafli Amar, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, penyebaran narasi-narasi positif bisa mempersempit ruang gerak kelompok radikal yang selama ini banyak memanfaatkan ruang publik.
Baca juga: BNPB mengimbau warga kurangi mobilitas antisipasi subvarian omicron
Selain ikut menyuarakan narasi-narasi perdamaian, masyarakat dan mitra BNPT juga didorong menampung berbagai aspirasi-aspirasi masyarakat terkait penanggulangan terorisme.
Terakhir, dia mengajak semua unsur masyarakat terus menguatkan sinergi terutama dengan jajaran kementerian/lembaga dalam menentukan program atau tindak lanjut ke depan.
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BNPT mengajak penyintas dan mitra deradikalisasi untuk rekonsiliasi
20 September 2024 3:09 WIB, 2024
Tito Karnavian nyatakan serangan teror nihil, tapi jangan berdiam diri
21 February 2024 4:20 WIB, 2024