Denpasar (ANTARA) - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menginginkan penyelenggaraan Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (D’Tik) Festival pada tahun ini mampu memberikan dampak terhadap alih teknologi pelayanan publik di Kota Denpasar.
“Melalui D’Tik Festival kita ingin memperkenalkan pemanfaatan teknologi yang telah dikembangkan Pemerintah Kota Denpasar dalam memberikan layanan kepada masyarakat," kata Jaya Negara di Denpasar, Senin.
Selain itu, festival ini juga membuka ruang bagi startup, komunitas, dan perguruan tinggi untuk memperkenalkan produk serta layanan berbasis teknologi agar semakin dikenal luas. Jaya Negara menjelaskan festival ini tidak hanya menjadi ajang pameran teknologi, namun juga wahana aktualisasi inovasi dan kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.
Festival yang mengusung semangat inovasi dan kolaborasi ini akan dipusatkan di kawasan Taman Kota Lumintang, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), dan Graha Sewaka Dharma. Beragam perlombaan, pameran teknologi, hingga kegiatan pelayanan publik dirancang untuk menyemarakkan D’Tik Festival yang menjadi bagian dari rangkaian HUT Kota Denpasar tersebut.
Jaya Negara menekankan pentingnya menumbuhkan kreativitas dan kolaborasi antar pemangku kepentingan di bidang teknologi, sehingga mampu melahirkan produk-produk inovatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, pemerintahan, usaha, maupun sektor lainnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfos Kota Denpasar Gde Wirakusuma Wahyudi menyatakan D’Tik Festival 2026 akan berlangsung selama tiga hari, mulai 27 Februari hingga 1 Maret 2026. Kegiatan ini akan melibatkan kolaborasi lintas OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.
Beberapa rangkaian kegiatan yang akan digelar antara lain kolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui kegiatan Gema Tridatu, Dinas Koperasi dan UMKM dengan SENJA Denpasar, serta Dinas Kebudayaan melalui Parade Ngelawar dan Apresiasi HUT Kota Denpasar.
Baca juga: Satpol PP Denpasar menertibkan 12 gepeng ganggu lalu lintas
Selain itu, Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi akan menghadirkan Bursa Kerja Online, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan dengan Bazar Pangan serta Lomba Ikan Mas Koki Bali.
"Tak hanya itu, Dinas Pertanian akan melaksanakan vaksinasi, kastrasi, dan pemeriksaan hewan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menghadirkan Mobil Perpustakaan Keliling, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB melalui program Mobil Ceria," ujarnya.
Adapun lomba-lomba yang akan memeriahkan D’Tik Festival meliputi lomba video drone, lomba logo D’Tik Festival 2027, lomba video pengelolaan sampah, e-sport, lomba menyanyi, hingga lomba video berbasis kecerdasan buatan (AI).
Baca juga: Bali Airport adjusts aircraft landings amid heavy rain on Saturday
Disampaikan pula dalam pelaksanaannya, Pemkot Denpasar juga menaruh perhatian pada aspek kebersihan dan keberlanjutan lingkungan dengan menggandeng komunitas Eling Ring Pertiwi, khususnya dalam pengelolaan sampah selama kegiatan berlangsung, sebagaimana yang telah diterapkan pada Denpasar Festival sebelumnya.
"D’Tik Festival 2026 diharapkan menjadi ruang bersama untuk merayakan inovasi, kreativitas, serta kemajuan teknologi yang berpihak pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar," ujarnya.