Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram di Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah menyiapkan lahan untuk membangun fasilitas pengolahan sampah terpadu yang modern.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram HM Kemal Islam di Mataram, Selasa, pemerintah kota sudah menyiapkan lahan seluas 50 are di dekat Rusunawa Mandalika, Kecamatan Sandubaya, untuk membangun tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) tersebut.

"Untuk pembebasan lahan sudah kita alokasikan anggaran Rp2,5 miliar," katanya.

Ia menjelaskan bahwa Dinas Lingkungan Hidup sedang menyiapkan rancangan bangunan TPST yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana modern, termasuk mesin pilah dan pengolah sampah.

Dinas Lingkungan Hidup, ia melanjutkan, juga menyiapkan proposal pengajuan bantuan untuk membangun TPST modern ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Semoga tahun 2023, pemerintah pusat bisa membantu kita untuk pembangunan fisik TPST modern serta tambahan fasilitas pendukungnya," kata dia.

Ia menjelaskan, TPST modern di Mandalika dirancang untuk menggantikan fungsi TPST di kompleks perkantoran Sweta yang selama ini keberadaannya sering dikeluhkan oleh warga, pengusaha, serta pegawai di kompleks tersebut.

"Meskipun sudah kita upayakan agar TPST bersih sebelum pukul 12.00 Wita, namun warga sekitar tetap merasa terganggu, terutama karena aromanya," katanya.

Ia mengemukakan kemungkinan TPST Sweta dimanfaatkan sebagai tempat budi daya maggot setelah TPST modern di Mandalika beroperasi.

"Sementara peruntukan TPST Sweta setelah TPST modern beroperasi akan pertimbangkan ke depan. Apakah dipergunakan untuk budi daya maggot juga atau apalah," ujarnya.
 

Pewarta : Nirkomala
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024