Pelatih Pelatnas PBSI sebut simulasi World Tour Finals memuaskan
Jumat, 11 November 2022 5:03 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra nasional Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting berpose setelah melalui babak final turnamen simulasi BWF World Tour Finals 2022 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Kamis. (ANTARA/Roy Rosa Bachtiar)
Jakarta (ANTARA) - Pelatih tunggal putra Pelatnas PBSI Cipayung, Irwansyah, menuturkan bahwa hasil turnamen simulasi BWF World Tour Finals 2022 dinilai memuaskan lewat performa atlet yang mampu bermain maksimal di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Kamis.
Menurut Irwansyah, tiga wakil tunggal putra Indonesia tetap bermain dengan nyaman dan berkompetisi secara maksimal meski baru menginjakkan kaki di Tanah Air pada hari Selasa setelah berlaga di tur Eropa selama kurang lebih tiga pekan.
"Memang kondisi baru pulang dari Eropa masih ada lelah, tapi kondisi anak-anak semuanya bagus karena niatnya memang untuk ikut uji coba. Mereka mainnya 'enjoy' sehingga bisa memberikan yang terbaik di simulasi ini," kata Irwansyah dalam konferensi pers setelah turnamen.
Pada turnamen bertajuk "BNI Bright Up Cup 2022" itu, dimainkan turnamen berformat round robin bagi nomor tunggal putra yang diikuti pebulu tangkis nasional Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Chico Aura Dwi Wardoyo.
Turnamen simulasi tersebut hanya memainkan satu nomor pada hari pertama, dengan setiap partai pertandingan memainkan satu gim dengan poin maksimal 25 angka. Ginting dan Jonatan bertemu pada babak final setelah keduanya melalui fase penyisihan dari Grup A dan Grup B, dengan gelar juara sukses diboyong Jonatan dengan skor kemenangan 25-23.
Meski kalah dari rekan sepelatnas, namun Ginting mengaku puas dengan kinerja pada turnamen itu dan bersyukur bisa menuntaskan pertandingan tanpa cedera. "Ya bersyukur bisa main di sini, bisa untuk persiapan ke WTF juga karena formatnya sama-sama memakai setengah turnamen. Sistemnya memakai grup dulu baru ke fase gugur. Turnamen ini jadi salah satu persiapan saya, semoga nanti di WTF bisa memberikan yang terbaik," kata Ginting yang membawa pulang hadiah runner-up sebanyak 6.000 dolar amerika atau sekitar Rp94 juta.
Baca juga: Pebulu tangkis Ginting menangi gelar juara tunggal putra
Baca juga: Oksana juara dunia bulu tangkis pertama Ukraina
Sementara itu, Jonatan yang merebut gelar juara berhak membawa pulang hadiah sebesar 7.000 dolar atau Sekitar Rp109 juta. Namun sebelum memenangkan turnamen, Jonatan terlebih dulu berlaga pada babak penyisihan dengan mengalahkan Shittikom Thammasin (Thailand) 25-16, serta kalah dari Leong Jun Hao (Malaysia) 23-25.
Sedangkan Ginting lolos ke partai final mewakili Grup A dengan keunggulan dua kemenangan kontra Chico Aura Dwi Wardoyo (Indonesia) 25-20, dan Ng Tze Young (Malaysia) 25-12.
Menurut Irwansyah, tiga wakil tunggal putra Indonesia tetap bermain dengan nyaman dan berkompetisi secara maksimal meski baru menginjakkan kaki di Tanah Air pada hari Selasa setelah berlaga di tur Eropa selama kurang lebih tiga pekan.
"Memang kondisi baru pulang dari Eropa masih ada lelah, tapi kondisi anak-anak semuanya bagus karena niatnya memang untuk ikut uji coba. Mereka mainnya 'enjoy' sehingga bisa memberikan yang terbaik di simulasi ini," kata Irwansyah dalam konferensi pers setelah turnamen.
Pada turnamen bertajuk "BNI Bright Up Cup 2022" itu, dimainkan turnamen berformat round robin bagi nomor tunggal putra yang diikuti pebulu tangkis nasional Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Chico Aura Dwi Wardoyo.
Turnamen simulasi tersebut hanya memainkan satu nomor pada hari pertama, dengan setiap partai pertandingan memainkan satu gim dengan poin maksimal 25 angka. Ginting dan Jonatan bertemu pada babak final setelah keduanya melalui fase penyisihan dari Grup A dan Grup B, dengan gelar juara sukses diboyong Jonatan dengan skor kemenangan 25-23.
Meski kalah dari rekan sepelatnas, namun Ginting mengaku puas dengan kinerja pada turnamen itu dan bersyukur bisa menuntaskan pertandingan tanpa cedera. "Ya bersyukur bisa main di sini, bisa untuk persiapan ke WTF juga karena formatnya sama-sama memakai setengah turnamen. Sistemnya memakai grup dulu baru ke fase gugur. Turnamen ini jadi salah satu persiapan saya, semoga nanti di WTF bisa memberikan yang terbaik," kata Ginting yang membawa pulang hadiah runner-up sebanyak 6.000 dolar amerika atau sekitar Rp94 juta.
Baca juga: Pebulu tangkis Ginting menangi gelar juara tunggal putra
Baca juga: Oksana juara dunia bulu tangkis pertama Ukraina
Sementara itu, Jonatan yang merebut gelar juara berhak membawa pulang hadiah sebesar 7.000 dolar atau Sekitar Rp109 juta. Namun sebelum memenangkan turnamen, Jonatan terlebih dulu berlaga pada babak penyisihan dengan mengalahkan Shittikom Thammasin (Thailand) 25-16, serta kalah dari Leong Jun Hao (Malaysia) 23-25.
Sedangkan Ginting lolos ke partai final mewakili Grup A dengan keunggulan dua kemenangan kontra Chico Aura Dwi Wardoyo (Indonesia) 25-20, dan Ng Tze Young (Malaysia) 25-12.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pebulu tangkis Fajar fokus pulihkan cedera hadapi semifinal WTF 2024
13 December 2024 4:23 WIB, 2024
Pebulu tangkis Jonatan kembali ukir kemenangan pada penyisihan grup WTF
15 December 2023 6:38 WIB, 2023
Pebulu tangkis Ginting kalahkan wakil tuan rumah pada laga kedua WTF
14 December 2023 20:37 WIB, 2023
Pebulu tangkis Hendra/Ahsan tak pasang target khusus musim kompetisi 2023
12 December 2022 4:53 WIB, 2022
Ini pengakuan The Daddies alotnya perjuangan di final World Tour Finals
11 December 2022 18:41 WIB, 2022
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Pebulu tangkis Jonatan Christie optimistis Indonesia lolos fase grup Piala Thomas
15 April 2026 7:53 WIB