KIPI Tanah Kuning kawasan industri hijau terbesar dunia
Rabu, 1 Maret 2023 7:10 WIB
Presiden RI (jaket hitam) Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan jajaran menteri dan pejabat yang mendampinginya saat mengunjungi Kawasan Industrial Park Indonesia (KIPI) Tanah Kuning di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa (28/2/2023). ANTARA/HO-Biro Setpres.
Tanjung Selor (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Kawasan Industrial Park Indonesia (KIPI) Tanah Kuning di Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) dan menyebutnya sebagai kawasan industri hijau terbesar di dunia. "Ini adalah green industrial park terbesar di dunia, dan inilah masa depan Indonesia. Masa depan Indonesia ada di sini," kata Presiden Jokowi, di Bulungan, Selasa.
Presiden optimistis jika kawasan industri hijau ini terealisasi dengan baik, investor akan berbondong-bondong datang. "Kalau ini terealisasi dengan baik. Semuanya pasti akan berbondong-bondong ke sini. Industri apa pun yang berkaitan dengan green product pasti akan menengok ke kawasan ini," ujar Presiden.
Presiden menegaskan akan terus memantau progres pembangunan kawasan industri hijau yang berjarak kurang lebih 75 kilometer dari Tanjung Selor ini. "Dan progres ini akan saya ikuti terus perkembangannya dari hari ke hari, dari bulan ke bulan, sehingga betul-betul tidak meleset dari schedule yang telah kita tentukan," ujarnya pula.
Ia juga memastikan tidak ada persoalan lapangan yang dapat menghambat jalannya proyek seluas 13.000 hektare ini. "Saya kira, kalau melihat lapangan, kelihatannya saya tadi tanya di lapangan, tidak ada masalah. Perizinan semuanya sudah komplet, sudah siap," ujar Presiden.
Baca juga: Presiden pantau harga sembako di pasar Tenguyun Tarakan
Baca juga: Jokowi puji F1 Powerboat Danau Toba meski perlu perbaikan
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan ke KIPI Tanah Kuning adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang, dan Bupati Bulungan Syarwani.
Presiden optimistis jika kawasan industri hijau ini terealisasi dengan baik, investor akan berbondong-bondong datang. "Kalau ini terealisasi dengan baik. Semuanya pasti akan berbondong-bondong ke sini. Industri apa pun yang berkaitan dengan green product pasti akan menengok ke kawasan ini," ujar Presiden.
Presiden menegaskan akan terus memantau progres pembangunan kawasan industri hijau yang berjarak kurang lebih 75 kilometer dari Tanjung Selor ini. "Dan progres ini akan saya ikuti terus perkembangannya dari hari ke hari, dari bulan ke bulan, sehingga betul-betul tidak meleset dari schedule yang telah kita tentukan," ujarnya pula.
Ia juga memastikan tidak ada persoalan lapangan yang dapat menghambat jalannya proyek seluas 13.000 hektare ini. "Saya kira, kalau melihat lapangan, kelihatannya saya tadi tanya di lapangan, tidak ada masalah. Perizinan semuanya sudah komplet, sudah siap," ujar Presiden.
Baca juga: Presiden pantau harga sembako di pasar Tenguyun Tarakan
Baca juga: Jokowi puji F1 Powerboat Danau Toba meski perlu perbaikan
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan ke KIPI Tanah Kuning adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang, dan Bupati Bulungan Syarwani.
Pewarta : Muh. Arfan
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gibran-Jokowi semobil bersama usai hadiri silaturahmi dengan Presiden Prabowo
04 March 2026 6:36 WIB
Prabowo kumpulkan eks Presiden dan Ketum Parpol di Istana, Bahas geopolitik dunia
03 March 2026 20:27 WIB
Demokrat NTB ingatkan etika medsos usai SBY dituding dalang dibalik isu ijazah Jokowi
04 January 2026 20:03 WIB
Akademisi mengharapkan gelar perkara khusus akselerasi kasus ijazah Jokowi
18 December 2025 5:16 WIB
Terpopuler - Nusantara
Lihat Juga
Gubernur Bali meminta pembangunan tahap II Turyapada Tower selesai tepat waktu
06 April 2026 3:28 WIB