Mataram (ANTARA) - Ragam corak kain tenun khas Nusa Tenggara Barat ditampilkan dalam pameran Wastra bertajuk "Ragam Motif Wastra NTB" di Aula Samalas Museum Negeri NTB.

Ketua Dekranasda NTB, Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengatakan kain tenun merupakan salah satu Wastra (kain tradisional Indonesia) sejak dahulu menjadi bagian dari kehidupan warga masyarakat NTB.

"Melalui pameran ini menjadi upaya menampilkan koleksi ragam corak dan warna busana dari berbagai daerah di NTB," ujarnya dalam keterangan tertulis diterima wartawan di Mataram, Rabu.

Ia mengatakan keberadaan kain tenun menjadi referensi yang berharga sebagai pemilik dari budaya.

"Sebagai warisan Wastra ini bisa lebih memahami dan lebih bangga apa yang kita miliki," ujarnya.

Ketua TP PKK NTB ini mengatakan kegiatan pameran kain tenun NTB ini sebagai rangkaian Lombok Internasional Modest Fashion Festival (LIMOFF) yang akan dibuka pada 6-9 Juli 2023.

"Tentunya, sebagai tuan rumah untuk bersama-sama menyukseskan dan menyambutnya dengan penuh kebanggaan," katanya.

Sementara itu, Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, menjelaskan pameran bersama yang dilakukan museum ini dengan enam orang pencinta, pelestari dari kain tenun yang ada di NTB.

"Dari enam orang pencinta kain tenun di NTB itu di antaranya Lale Prayitne, Baiq Eva Nurcahya Ningsih, Baiq Rahmayati, Maskahyangan, Nuraida dan Noning Ismawati. Ini adalah perwakilan dari kelompok masyarakat di NTB," ujarnya.

Ia mengatakan kegiatan ini adalah rangkaian dari LIMOFF yang akan dimulai dari 6-9 Juli 2023, sehingga diharapkan ini menjadi konektivitas dari kegiatan strategis yang dilakukan oleh Pemprov NTB.

"Tentunya ini adalah sebagai bentuk partisipasi Museum NTB dengan kapasitas dan kemampuan yang dimiliki," katanya.

 

Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024