Mataram (Antara NTB) - Komisi I DPRD Nusa Tenggara Barat mengingatkan kepada gubernur, untuk melakukan antisipasi dini terhadap gesekan antarpendukung pasangan calon kepala daerah menjelang pilkada di tujuh kabupaten/kota di provinsi itu, 9 Desember 2015.
"Berdasarkan pengalaman pilkada sebelumnya, semakin dekat pemilihan, biasanya suhu politik tambah memanas, karenanya kami perlu mengingatkan gubernur, polda dan semua unsur yang terkait untuk melakukan antisipasi dini dampak pilkada," kata anggota Komisi I DPRD NTB H Rumaksi di Mataram, Sabtu.
Menurutnya, dalam menghadapi pilkada 9 Desember 2015, kesigapan pemerintah daerah baik gubernur, kepolisian, dan forum komunikasi pimpinan daerah sangat dibutuhkan sebagai langkah antispasi dini, sehingga dampak akibat adanya gesekan antarpendukung bisa diminimalisir.
Untuk itu, anggota Komisi I bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, dan Keamanan ini, juga meminta seluruh pihak tidak hanya pemerintah daerah, aparat keamanan dan forum komunikasi pimpinan daerah, tetapi masyarakat dan partai politik untuk bisa bersama-sama menjaga dan saling mengingatkan agar pelaksanaan pilkada serentak di kabupaten/kota di provinsi itu bisa berjalan dengan kondusif, tanpa ada gejolak di tengah masyarakat.
"Kita ingin pelaksanaan pilkada dapat berjalan lebih kondusif sehingga masyarakat bisa melaksanakan hak pilihnya dengan rasa aman dan tertib," tegasnya.
Untuk diketahui, pelaksanaan pilkada serentak di NTB akan berlangsung di tujuh kabupaten/kota, yakni Bima, Dompu, Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, dan Kota Mataram, namun, dari tujuh daerah itu hanya kota Mataram yang memiliki satu pasangan bakal calon yang telah mendaftar ke KPU. (*)
DPRD NTB ingatkan Gesekan Pendukung Pilkada
Sabtu, 15 Agustus 2015 22:26 WIB
Pewarta : Nur Imansyah
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Yayasan Puri Kauhan Ubud umumkan ide karya terbaik kompetisi seni pertunjukan dengan inovasi teknologi
05 September 2025 5:34 WIB
Konferprov PWI Bali 2025 secara aklamasi memilih Dira Arsana sebagai Ketua PWI periode 2025-2029
31 May 2025 7:19 WIB
Sinergi PKT BISA dongkrak produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani Magetan
20 May 2025 18:55 WIB
Pemilik tanah Gnyadnya minta keadilan peralihan tanahnya dipecah jadi 26 sertifikat
03 February 2025 20:22 WIB, 2025
Demplot Pupuk Kaltim di Jombang, hasil padi petani capai 9,2 ton per hektare
04 September 2024 15:31 WIB, 2024
Suara legislator, Reni Astuti sarankan ada peta banjir digital di Surabaya
27 February 2024 8:04 WIB, 2024