Mataram (ANTARA) - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Nusa Tenggara Barat, Senin, menganugerahkan kepada delapan nominasi terkait penyiaran radio dan televisi.

"Anugerah Penyiaran KPID NTB 2023 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena pada 2023 KPID NTB mengadakan perencanaan desa peduli penyiaran di 175 desa di NTB dan penandatanganan MOU tentang pengawasan pemilu bersama Bawaslu, KPU dan KPID 2024," kata KPID NTB Ajeng Roslinda Motimori di Mataram, Senin.

Delapan nominasi tersebut, yakni, nominasi program presenter TV dan penyiar radio terbaik di NTB kepada Hidayat Adiasih dari INews TV Mataram, nominasi penyiar radio kepada Dio Mukti dari RRI Mataram, dan nominasi program berita terbaik untuk TV dan radio kepada Global FM dan TVRI NTB.

Nominasi dialog interaktif terbaik TV dan radio kepada TVRI NTB dan Pelangi FM, nominasi program keluarga terbaik TV dan radio kepada TVRI NTB dan RRI Mataram, nominasi program iklan layanan masyarakat TV dan radio kepada TV9 dengan tema PLN Nusra dan Suara Kota FM bertema sampah.

Nominasi religi tv terbaik kepada TV9 dengan program Si Ucil dan Lombok FM, nominasi budaya terbaik kepada Insania Network, dan nominasi program siaran sistem jaringan kepada SCTV Mataram, dan Pesona Wajah Indonesia.

Ia menjelaskan tujuan diadakannya acara tersebut untuk memberikan penghargaan kepada lembaga penyiaran radio dan televisi yang sudah memberikan kontribusi terhadap dunia penyiaran, kata Komisioner KPID NTB, Yusron Saudi.
 

Pewarta : Magang UIN Mataram
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024