Olahan mangga beri nilai plus bagi petani di Jatim
Sabtu, 30 September 2023 21:19 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau panen mangga di Kabupaten Kediri, Kamis (28/9/2023). (ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim)
Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa berharap dapat memperluas olahan mangga sehingga memberi nilai plus bagi petani. "Memasuki musim mangga, kita perlu meluaskan olahan agar bisa dinikmati lebih lama," katanya melalui keterangan tertulis di Surabaya, Sabtu.
Menurutnya, mangga olahan mengurangi potensi kebusukan sehingga memberi nilai tambah bagi petani. "Jatim memiliki banyak keragaman produk lokal yang unggul, termasuk sayur dan buah," ujarnya.
Gubernur Khofifah berharap bisa mempromosikan produk-produk tersebut kepada masyarakat luas. "Untuk itu, produk buah-buahan seperti mangga yang sekarang sedang musim, perlu dipikirkan olahannya. Agar produk unggulan Jatim semakin meluas dan mendunia,” tuturnya.
Mantan Menteri Sosial itu juga mengajak masyarakat untuk turut menjadi agen yang mempromosikan produk lokal unggulan dari Jatim kepada kerabat terdekat dan masyarakat luas. Khofifah memberi contoh dengan menggelar pesta mangga bersama para karyawannya dan wartawan di lingkungan Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan pada Jumat, 29 September kemarin.
Terdapat sekitar 150 buah mangga yang disajikan dari jenis gadung dan manalagi. Gubernur Khofifah memborongnya dari hasil panen petani di kawasan Gunung Kelud, Kabupaten Kediri.
Mangga-mangga tersebut, meski terlihat masih hijau di kulit luarnya, ketika telah dikupas terlihat sudah matang sempurna. "Ini masak pohon, baru dipanen kemarin di wilayah Kelud, Kediri. Kalau masak pohon, buahnya ini bisa dilihat dari ujungnya,” kata Khofifah.
Baca juga: Resep hidangan khas Hong Kong "Mango Sago"
Baca juga: Warga Ciemas olah mangga jadi produk bernilai ekonomi
Dalam kesempatan itu, sejumlah mangga tampak dikupas sendiri oleh Khofifah. "Cara mengupasnya dari ujung, bukan dari sisi tangkainya,” tuturnya Terbukti, usai dikupas, bagian daging buah mangga tersebut tampak matang. “Ini rasanya sangat manis dan tanpa serat khas mangga jenis gadung,” ucap Khofifah.
Menurutnya, mangga olahan mengurangi potensi kebusukan sehingga memberi nilai tambah bagi petani. "Jatim memiliki banyak keragaman produk lokal yang unggul, termasuk sayur dan buah," ujarnya.
Gubernur Khofifah berharap bisa mempromosikan produk-produk tersebut kepada masyarakat luas. "Untuk itu, produk buah-buahan seperti mangga yang sekarang sedang musim, perlu dipikirkan olahannya. Agar produk unggulan Jatim semakin meluas dan mendunia,” tuturnya.
Mantan Menteri Sosial itu juga mengajak masyarakat untuk turut menjadi agen yang mempromosikan produk lokal unggulan dari Jatim kepada kerabat terdekat dan masyarakat luas. Khofifah memberi contoh dengan menggelar pesta mangga bersama para karyawannya dan wartawan di lingkungan Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan pada Jumat, 29 September kemarin.
Terdapat sekitar 150 buah mangga yang disajikan dari jenis gadung dan manalagi. Gubernur Khofifah memborongnya dari hasil panen petani di kawasan Gunung Kelud, Kabupaten Kediri.
Mangga-mangga tersebut, meski terlihat masih hijau di kulit luarnya, ketika telah dikupas terlihat sudah matang sempurna. "Ini masak pohon, baru dipanen kemarin di wilayah Kelud, Kediri. Kalau masak pohon, buahnya ini bisa dilihat dari ujungnya,” kata Khofifah.
Baca juga: Resep hidangan khas Hong Kong "Mango Sago"
Baca juga: Warga Ciemas olah mangga jadi produk bernilai ekonomi
Dalam kesempatan itu, sejumlah mangga tampak dikupas sendiri oleh Khofifah. "Cara mengupasnya dari ujung, bukan dari sisi tangkainya,” tuturnya Terbukti, usai dikupas, bagian daging buah mangga tersebut tampak matang. “Ini rasanya sangat manis dan tanpa serat khas mangga jenis gadung,” ucap Khofifah.
Pewarta : Abdul Hakim/Hanif Nasrullah
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Khofifah minta maaf baru bisa hadir di sidang dana hibah pokir DPRD Jatim
12 February 2026 19:52 WIB
KPK boyong Mercy dan Pajero terkait kasus Wali Kota Madiun nonaktif ke Jakarta
04 February 2026 21:58 WIB
Kamis besok, KPK panggil Gubernur Khofifah jadi saksi kasus dana hibah Jatim
04 February 2026 10:59 WIB
Anggota DPD RI Lia Istifhama apresiasi program revitalisasi sekolah, Jatim tertinggi usulan Nasional
30 January 2026 17:35 WIB