Tega! seorang ayah di Lotim cabuli anak kandung
Senin, 30 Oktober 2023 13:24 WIB
Ilustrasi, kasus asusila. (Antara)
Selong, Lombok Timur (ANTARA) - Seorang ayah di Lombok Timur berinisial LR (53), tega mencabuli anak kandungnya yang masih berusia 9 tahun.
Kepala SPKT Polres Lotim melalui Kasi Humas, Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi, Senin, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan ayah kepada anak kandungnya dan terduga pelaku pun dilaporkan oleh anaknya sendiri yang datang ke SPKT Polres Lotim.
"Kasusnya telah dilimpahkan ke unit PPA Satreskrim untk penanganannya dan kasusnya masih dalam penyelidikan," sebut Nicolas.
Baca juga: Iming-iming makanan, bocah di Lotim jadi korban pencabulan
Baca juga: Bejat! Ayah di Lotim tega perkosa anak tiri sambil nonton TV
Aksi bejat ayah kandung tersebut, dilakukan sejak Oktober dan dilakukan ketika rumah sepi. Pihak keluarga yang mendapat cerita dari korban, marah dan membawa kasus tersebut ke jalur hukum.
Terungkapnya kasus dugaan pencabulan tersebut, berawal dari cerita korban kepada kakaknya, kalau korban belakangan ini mengaku kemaluannya sakit ketika buang air kecil. Mendengar cerita adiknya, kakak korban kaget dan menginformasikan kepada kakak tertuanya.
Kepala SPKT Polres Lotim melalui Kasi Humas, Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi, Senin, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan ayah kepada anak kandungnya dan terduga pelaku pun dilaporkan oleh anaknya sendiri yang datang ke SPKT Polres Lotim.
"Kasusnya telah dilimpahkan ke unit PPA Satreskrim untk penanganannya dan kasusnya masih dalam penyelidikan," sebut Nicolas.
Baca juga: Iming-iming makanan, bocah di Lotim jadi korban pencabulan
Baca juga: Bejat! Ayah di Lotim tega perkosa anak tiri sambil nonton TV
Aksi bejat ayah kandung tersebut, dilakukan sejak Oktober dan dilakukan ketika rumah sepi. Pihak keluarga yang mendapat cerita dari korban, marah dan membawa kasus tersebut ke jalur hukum.
Terungkapnya kasus dugaan pencabulan tersebut, berawal dari cerita korban kepada kakaknya, kalau korban belakangan ini mengaku kemaluannya sakit ketika buang air kecil. Mendengar cerita adiknya, kakak korban kaget dan menginformasikan kepada kakak tertuanya.
Pewarta : Dimyati
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024