Distribusi LPG ditertibkan agar penyaluran tepat sasaran
Rabu, 1 November 2023 20:17 WIB
VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso saat ditemui setelah acara Pertamina Digital Expo 2023 di Jakarta Selatan pada Rabu (1/11/2023). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan akan melakukan penertiban distribusi LPG 3 kilogram agar penyalurannya ke masyarakat bisa tepat sasaran.
"Kita ingin tetap merapikan jalur distribusinya supaya jalurnya nanti bisa tepat sasaran ke masyarakat," kata VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso saat ditemui setelah acara Pertamina Digital Expo 2023 di Jakarta Selatan pada Rabu.
Fadjar menerangkan saat ini umumnya masyarakat membeli LPG 3 kilogram di warung atau pengecer padahal alur distribusi resmi LPG hanya sampai pangkalan. "Mungkin birokrasinya yang ingin kita (dorong) supaya masyarakat bisa langsung ke pangkalan belinya, gak beli ke warung-warung," ujar Fadjar.
Lebih lanjut Fadjar menerangkan, harga LPG 3 kilogram yang dijual di warung atau pengecer umumnya melebihi harga eceran tertinggi (HET). Sementara harga LPG 3 kilogram di pangkalan masih sesuai dengan HET.
"Di warung itu kan harganya lebih mahal mungkin, di luar HET, sedangkan yang di pangkalan HET," ucap Fadjar
Dia juga menyinggung ketika jumlah LPG 3 kilogram mengalami kelangkaan, hal tersebut hanya terjadi di warung atau pengecer sementara pasokan di pangkalan masih mencukupi.
"Makanya kemarin ada isu LPG langka, ternyata di pangkalan itu ada yang langka itu justru di warung-warung itu karena mungkin warung entah mereka dapat kiriman dari mana," tutur Fadjar.
Fadjar belum mengungkapkan Pertamina akan melarang warung atau pengecer untuk menjual LPG 3 kilogram, tetapi yang pasti badan usaha milik negara tersebut akan merapikan jalur distribusinya hingga tingkat pengecer. Fadjar memastikan penertiban tersebut tidak akan merepotkan masyarakat.
Baca juga: Mataram bentuk tim pengawas elpiji 3 kilogram
Baca juga: Pertamina pastikan pasokan elpiji subsidi di Banyuwangi normal
"Ke depan akan kita data juga jadi mungkin dengan sistem pendataan itu jadi semua yang membeli LPG khususnya yang 3 kilogram bisa terdata. Tapi intinya kita tidak ingin membuat repot masyarakat," ujarnya.
"Kita ingin tetap merapikan jalur distribusinya supaya jalurnya nanti bisa tepat sasaran ke masyarakat," kata VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso saat ditemui setelah acara Pertamina Digital Expo 2023 di Jakarta Selatan pada Rabu.
Fadjar menerangkan saat ini umumnya masyarakat membeli LPG 3 kilogram di warung atau pengecer padahal alur distribusi resmi LPG hanya sampai pangkalan. "Mungkin birokrasinya yang ingin kita (dorong) supaya masyarakat bisa langsung ke pangkalan belinya, gak beli ke warung-warung," ujar Fadjar.
Lebih lanjut Fadjar menerangkan, harga LPG 3 kilogram yang dijual di warung atau pengecer umumnya melebihi harga eceran tertinggi (HET). Sementara harga LPG 3 kilogram di pangkalan masih sesuai dengan HET.
"Di warung itu kan harganya lebih mahal mungkin, di luar HET, sedangkan yang di pangkalan HET," ucap Fadjar
Dia juga menyinggung ketika jumlah LPG 3 kilogram mengalami kelangkaan, hal tersebut hanya terjadi di warung atau pengecer sementara pasokan di pangkalan masih mencukupi.
"Makanya kemarin ada isu LPG langka, ternyata di pangkalan itu ada yang langka itu justru di warung-warung itu karena mungkin warung entah mereka dapat kiriman dari mana," tutur Fadjar.
Fadjar belum mengungkapkan Pertamina akan melarang warung atau pengecer untuk menjual LPG 3 kilogram, tetapi yang pasti badan usaha milik negara tersebut akan merapikan jalur distribusinya hingga tingkat pengecer. Fadjar memastikan penertiban tersebut tidak akan merepotkan masyarakat.
Baca juga: Mataram bentuk tim pengawas elpiji 3 kilogram
Baca juga: Pertamina pastikan pasokan elpiji subsidi di Banyuwangi normal
"Ke depan akan kita data juga jadi mungkin dengan sistem pendataan itu jadi semua yang membeli LPG khususnya yang 3 kilogram bisa terdata. Tapi intinya kita tidak ingin membuat repot masyarakat," ujarnya.
Pewarta : Farhan Arda Nugraha
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina pastikan pasokan BBM dan LPG di NTB aman selama libur panjang Isra Miraj
17 January 2026 9:26 WIB
Pertamina Patra Niaga dan Grab dukung digitalisasi distribusi elpiji di NTB
18 October 2025 10:08 WIB
Pertamina Patra Niaga--Pemprov NTB Luncurkan Outlet ASN Pertama di Indonesia
05 October 2025 11:29 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,954 juta per gram, Sabtu 14 Februari 2026
14 February 2026 12:31 WIB
Harga emas UBS hari ini Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr, Sabtu 14 Februari 2025
14 February 2026 8:53 WIB
Harga emas Antam hari ini turun jadi Rp2,904 juta/gr, Jumat 13 Februari 2026
13 February 2026 10:28 WIB
Harga emas UBS hari ini Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr, Jumat 13 Februari 2026
13 February 2026 10:27 WIB