Mataram (ANTARA) - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram di Provinsi Nusa Tenggara Barat menggencarkan pelaksanaan program peningkatan literasi di sekolah.

Menurut Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram Jemmy Nelwan di Mataram, Jumat, dinas setiap hari menurunkan tim untuk mengunjungi sekolah-sekolah dalam pelaksanaan program peningkatan literasi.

Tim dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menyediakan layanan perpustakaan keliling serta mendampingi anak-anak membaca dalam kunjungan ke sekolah.

"Jadi, anak-anak di sekolah dalam program literasi diminta untuk membaca buku yang mereka sukai kemudian diminta untuk menceritakan kembali secara ringkas kepada siswa lainnya," kata Jemmy.

Menurut dia, tim dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan juga menyiapkan alat tulis dan alat menggambar untuk anak-anak di sekolah.

"Buku gambar, pensil warna, dan lainnya kita siapkan. Dengan demikian, kita bisa melihat kemampuan dan kreativitas anak sejak dini," katanya.

Ia menjelaskan bahwa koleksi buku yang disediakan dalam pelayanan perpustakaan keliling di sekolah beragam, mulai dari buku ilmu pengetahuan, buku cerita anak, hingga aneka majalah.

"Di perpustakaan keliling sistemnya baca di tempat, tidak melayani pinjaman buku," katanya.

Jemmy menyampaikan bahwa kunjungan ke sekolah merupakan bagian dari layanan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

"Jika selama ini kami yang dikunjungi, sebaliknya kini kita yang berkunjung ke masyarakat," katanya.

Ia menyampaikan bahwa Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram memiliki koleksi buku sebanyak 50.000 eksemplar dengan 40.000 judul yang bisa dimanfaatkan oleh warga untuk menambah pengetahuan dan wawasan.
 

Pewarta : Nirkomala
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024