Program Seragam Gratis Libatkan Penjahit Lokal
Jumat, 29 Juli 2016 11:13 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Sumbawa Barat Muhlis (1)
Kerjasama Dikpora Sumbawa Barat dengan Antara
Sumbawa Barat (Antara NTB) - Program bantuan pemberian pakaian seragam gratis untuk semua siswa baru dari TK hingga SMA di Sumbawa Barat akan melibatkan penjahit lokal.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Sumbawa Barat Mukhlis di Taliwang, Jumat, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) untuk mendata jumlah penjahit yang ada di Sumbawa Barat.
"Jumlahnya (penjahit) sudah ada, nanti akan kita serahkan kepada kontraktor pemenang tender pengadaan pakaian seragam itu," kata Mukhlis.
Ia mengakui tender pengadaan seragam gratis tersebut dalam bentuk pakaian jadi. Tetapi Dikpora akan mengikat kontraktor pemenang tender dengan surat perjanjian untuk memberdayakan penjahit lokal Sumbawa Barat dalam pembuatannya.
"Pemberdayaan penjahit lokal menjadi syarat bagi kontraktor pemenang tender. Ini sesuai dengan komitmen pemerintah daeran untuk memberdayakan usaha kecil dan menengah," katanya.
Ia mengatakan proyek pengadaan baju seragam gratis tersebut akan menghabiskan anggaran Rp4,8 miliar dari APBD Perubahan 2016.
Saat ini Dinas Dikpora Sumbawa Barat sedang mempersipkan berkas pelaksanaan tender proyek tersebut untuk dilaksanakan oleh Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULP).
"Target kita awal agustus sudah ditender karena seragam tersebut harus sudah dibagikan kepada siswa dalam semester ganjil tahun 2016 ini," kata Muhlis(*)
Sumbawa Barat (Antara NTB) - Program bantuan pemberian pakaian seragam gratis untuk semua siswa baru dari TK hingga SMA di Sumbawa Barat akan melibatkan penjahit lokal.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Sumbawa Barat Mukhlis di Taliwang, Jumat, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) untuk mendata jumlah penjahit yang ada di Sumbawa Barat.
"Jumlahnya (penjahit) sudah ada, nanti akan kita serahkan kepada kontraktor pemenang tender pengadaan pakaian seragam itu," kata Mukhlis.
Ia mengakui tender pengadaan seragam gratis tersebut dalam bentuk pakaian jadi. Tetapi Dikpora akan mengikat kontraktor pemenang tender dengan surat perjanjian untuk memberdayakan penjahit lokal Sumbawa Barat dalam pembuatannya.
"Pemberdayaan penjahit lokal menjadi syarat bagi kontraktor pemenang tender. Ini sesuai dengan komitmen pemerintah daeran untuk memberdayakan usaha kecil dan menengah," katanya.
Ia mengatakan proyek pengadaan baju seragam gratis tersebut akan menghabiskan anggaran Rp4,8 miliar dari APBD Perubahan 2016.
Saat ini Dinas Dikpora Sumbawa Barat sedang mempersipkan berkas pelaksanaan tender proyek tersebut untuk dilaksanakan oleh Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULP).
"Target kita awal agustus sudah ditender karena seragam tersebut harus sudah dibagikan kepada siswa dalam semester ganjil tahun 2016 ini," kata Muhlis(*)
Pewarta : Hairil W. Zakariah
Editor : Masnun
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bangkitkan budaya tenun di Desa Mantar KSB, AMMAN raih penghargaan Subroto 2024
14 October 2024 18:19 WIB, 2024
Presiden Jokowi dijadwalkan resmikan smelter AMNT di KSB NTB Senin
22 September 2024 16:20 WIB, 2024
PDGI operasi belasan anak penderita bibir sumbing di Sumbawa dan KSB
08 September 2024 13:02 WIB, 2024
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
PLN NTB Dorong Literasi Kesehatan Anak Lewat Kolaborasi Mahasiswa Internasional
30 November 2025 23:16 WIB
Seni bercerita penting bagi komunikasi anak dan orang tua, kata Raffi Ahmad
16 November 2025 14:51 WIB
Ketua PBNU ajak santri & warga NU jangan kecil hati soal penghinaan pesantren
14 October 2025 15:34 WIB