Semarang (ANTARA) - Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan PSIS Semarang memroses izin pertandingan tim kebanggaan ibu kota Jawa Tengah yang akan menjamu Madura United di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (16/12), usai lolos dari sanksi berat Komite Disiplin PSSI.

"Panpel sudah bergerak cepat untuk meminta rekomendasi dari kepolisian, saat ini sedang berproses," kata CEO PSIS Semarang A.S.Sukawijaya di Semarang, Kamis.

Menurut dia, Komite Disiplin PSSI menerima banding PSIS terkait hukuman pascaricuh antarpenonton saat laga melawan PSS Sleman, 3 Desember.  Ia menjelaskan Komdis PSSI meringankan hukuman PSIS yang sebelumnya harus menjalani laga kandang tanpa penonton menjadi hanya penutupan tribun utara yang menjadi lokasi ricuh pada pertandingan kandang terakhir. Penutupan dilakukan hingga akhir musim.

"Harapannya rekomendasi kepolisian bisa segera terbit sehingga penjualan tiket bisa dilakukan besok," katanya.

Baca juga: Persita jauhi zona degradasi seusai tekuk Persikabo 1973 skor 2-1
Baca juga: Pelatih Arema Fernando Valente akui Gilbert Alvarez belum capai kondisi terbaik

Sebelumnya, Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi berupa pertandingan tanpa penonton saat menjadi tuan rumah sampai akhir musim 2023/2024, selain sanksi tambahan berupa denda sebesar Rp25 juta. Atas hukuman tersebut, Komite Disiplin PSSI mempersilahkan PSIS mengajukan banding terhadap sanksi yang dijatuhkan.




 

 

Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024