Jakarta (ANTARA) -
Orang-orang yang kini menerapkan gaya hidup serba aktif, dinamis dan modern lebih menyukai pakaian yang praktis dan ringan dari segi material, menurut Senior Marketing Manager UNIQLO Indonesia Evy Christina Setiawan.
 
"Kalau dari material, sekarang maunya lebih light, ringan. Dari sisi pemilihan warna juga warna-warna yang lebih versatile, lebih light juga," ujar dia dalam konferensi pers “Peluncuran Koleksi 2024 UNIQLO Spring/Summer" di Jakarta, Kamis.
 
Lalu dari sisi cutting atau potongan busana, dikatakan Evy, orang-orang kini lebih memilih yang luwes, rileks dan serba guna agar bisa memunculkan tidak hanya kesan kasual sekaligus meningkatkan penampilan.

Baca juga: Prada luncurkan koleksi pakaian pria bertemakan kantor dan alam
 
"Orang tertarik cuttingan yang lebih luwes, rileks, siluet sehingga versatile, mau kasual bisa, mau dipadupadankan lebih clean atau elevated look juga bisa," kata dia.
  Contoh busana yang menjadi bagian dari koleksi "2024 UNIQLO Spring/Summer" yang dipamerkan di Jakarta, Kamis (19/1/2024). (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

Oleh karena mengacu pada inilah, Evy melalui merek yang diwakilinya menghadirkan koleksi busana bertema "Ease into Lightness" untuk musim ini sebagai inspirasi berpakaian yang terinspirasi dari masyarakat dengan gaya hidup serba modern, serba aktif, serba dinamis yang diwujudkan dalam pakaian.
 
Dari sisi warna, UNIQLO menerjemahkan kata lightness lebih light atau ringan seperti pink yang lebih soft, beige dan hijau lebih muda.
 
Dari sisi pemilihan material, material yang digunakan lebih ringan dari sisi bobot juga bisa diaplikasikan sehari-hari.
 
"Lalu pakaian-pakaian fungsional. Contoh, material Miracle Air karena miraculously light weight. Misal baju kerja, tapi dari segi bobot ringan, mudah kering, stretchy sekali," jelas dia.


Baca juga: Pakaian "plus size" dari koleksi "Manifesto" di JFW 2024
 

Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2024