Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 30 pemuda yang mewakili 30 kota/kabupaten di seluruh Indonesia mendapatkan penghargaan MUDA30 dari Pijar Foundation, di Jakarta, Sabtu.
 

Mereka dinilai berprestasi dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Penghargaan itu diberikan dalam acara Townhall Muda Nusantara: Awarding Night MUDA30, yang sekaligus menandai dimulainya gerakan nasional Townhall Muda 2024.

 

Direktur Kebijakan Publik Pijar Foundation Cazadira FTamzil, dalam sambutannya mengatakan pentingnya kolaborasi ekosistem antara pemuda dan pemerintah untuk Indonesia 2045.
 

 

“Sejalan dengan semangat gotong royong Bangsa Indonesia, gerakan Townhall Muda diharapkan menjadi ekosistem berjejaring dan berkolaborasi nyata dengan pemerintah. Tidak ada Indonesia 2045 tanpa keterlibatan suara dan karya pemuda,” kata Cazadira, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Sabtu.

 

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo.

 

“Pemuda adalah kunci masa depan bangsa. Gerakan Townhall Muda dan penghargaan MUDA30 adalah untuk pemuda yang tidak hanya berani bermimpi, namun juga beraksi dan berinovasi nyata dari kota, kabupaten, dan desa masing-masing. Kami terus mendukung kolaborasi berkelanjutan antara pemuda dengan pemerintah,” tutur Dito dalam sambutannya.

 

Acara itu juga dihadiri oleh Staf Khusus Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia, Pelaksana Tugas (Plt) Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Muhammad Taufiq, dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Baca juga: Polisi tangkap pelaku penusukan pemuda hingga tewas
Baca juga: Pemuda Pemudi Sehati 08 minta sekolah gratis

 

Puncak acara adalah dimulainya Gerakan Townhall Muda 2024, yang diisi oleh berbagai forum berbagi dan proyek kolaborasi di 25 kota/kabupaten, antara pemuda, pemerintah, dan sektor swasta untuk mengatasi berbagai masalah pembangunan di bidang pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
 

Daftar 30 pemuda yang mendapatkan penghargaan MUDA30:

 

1. Aan Karuniawan Prasetia, TLCNESIA

 

2. Aldi Reihan, Fino Badut

 

3. Aria Pradana Wirawan, Gerakan Temanggung Bebas Sampah

 

4. Audri Syahroni, Muda Tani

 

5. Azzamhari Ferdiansyah, Eco-Aquaculture

 

6. Brili Agung Zaky Pradika, Semesta Agro

 

7. Daniyah Deluca, Kakarobot

 

8. Dian Putri Permata, PIJAR (Pi Mengajar)

 

9. Dwi Sulistia Ningsih, TBM Bale Baca Cijayanti

 

10. Fachreza, Bumantara Team

 

11. Galuh Rakasiwi, Desa Wisata Bunder

 

12. Hardika Dwi Hermawan, Desamind Indonesia

 

13. Igna Dea Puspita, Anya Craft

 

14. Ihsan Maulana, Paguyuban Mojang Jajaka Purwakarta

 

15. Jaya Setiawan Gulö, Jadi PNS

 

16. Moh. Tofan Saputra, Rubalang

 

17. Muhammad Abdurrahman Wahyu, Wacaku

 

18. Muhammad Naufal Thaha, Bangun Sumut

 

19. Muhammad Osmar Zaidan Al-Wafi, Kita Korban Bullying

 

20. Nazamuddin Siregar, Bengkel Sampah

 

21. Philips Christophel Anakotta, Jejak Muda Indonesia

 

22. Reza Arief Maulana, Mengayu Indonesia

 

23. Rici Solihin, Paprici Segar Barokah

 

24. Slamet Rahmat Hariyanto, Nongkibar

 

25. Syafika Dhea Taqiya Ramadhani, Merdeka Pangan - Mataraman

 

26. Teguh Fajar Santosa, Santosa Agro

 

27. Unggul Yoga Ananta, Olahkarsa

 

28. Wahyu Rusiana, Suwai

 

29. Wawan Prasetyo, Muda Banua

 

30. Zaki Hanin Nafilah, Alam Riang


Pewarta : A Rauf Andar Adipati
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026