Menu ikan pada program makan gratis harus tematik
Senin, 3 Juni 2024 7:10 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono saat melakukan pemaparan pada peluncuran Modeling Penangkapan Ikan Terukur (PIT) di Kota Tual, Maluku, Minggu (2/6/2024). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)
Tual, Maluku (ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengusulkan pemberian ikan pada menu program makan gratis harus disesuaikan dengan wilayahnya. Trenggono menyebutkan beberapa wilayah di Indonesia memiliki komoditas ikan unggulan sebagai potensi yang bisa dimanfaatkan untuk mensuplai ikan sebagai salah satu menunya.
"Saya ngusulinnya tematik sebetulnya. Jadi kalau misalnya wilayah Indonesia timur, kan dia lebih suka ikan dibanding daging kan. Terus kemudian jangan dari pusat tapi itu berkembang di daerah yang mensuplai ikannya," ujar dia di Kota Taul, Maluku, Minggu.
Terkait dengan penyediaan ikan, ia mengusulkan untuk mengambil dari daerah-daerah di tiap wilayah, khususnya bagian pesisir. Menurut dia, hal ini dapat menghidupkan perekonomian daerah sehingga tidak perlu lagi mengambil pasokan dari wilayah pusat atau Pulau Jawa.
"Kalau ikannya ya biarin dari sini, ada yang jualan ikan biar ke situ. Nanti masaknya tinggal disesuaikan dengan taste-nya masing-masing," katanya.
Baca juga: Menteri Trenggono serahkan kapal rampasan
Baca juga: Menteri KKP meminta Pemkot Bima kembangkan potensi maritim
Ia menjelaskan penyediaan ikan berdasarkan potensi masing-masing daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Trenggono bercita-cita untuk menjadikan masyarakat pesisir bisa menjadi produktif sehingga kesejahteraan dapat terwujud.
"Sebetulnya, cita-cita saya ya karena saya sudah terlanjur diceburin di kabinet ini. Begini kalau di kepala saya ya, masyarakat pesisir ini, dia mesti menjadi masyarakat yang produktif," ucapnya.
"Saya ngusulinnya tematik sebetulnya. Jadi kalau misalnya wilayah Indonesia timur, kan dia lebih suka ikan dibanding daging kan. Terus kemudian jangan dari pusat tapi itu berkembang di daerah yang mensuplai ikannya," ujar dia di Kota Taul, Maluku, Minggu.
Terkait dengan penyediaan ikan, ia mengusulkan untuk mengambil dari daerah-daerah di tiap wilayah, khususnya bagian pesisir. Menurut dia, hal ini dapat menghidupkan perekonomian daerah sehingga tidak perlu lagi mengambil pasokan dari wilayah pusat atau Pulau Jawa.
"Kalau ikannya ya biarin dari sini, ada yang jualan ikan biar ke situ. Nanti masaknya tinggal disesuaikan dengan taste-nya masing-masing," katanya.
Baca juga: Menteri Trenggono serahkan kapal rampasan
Baca juga: Menteri KKP meminta Pemkot Bima kembangkan potensi maritim
Ia menjelaskan penyediaan ikan berdasarkan potensi masing-masing daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Trenggono bercita-cita untuk menjadikan masyarakat pesisir bisa menjadi produktif sehingga kesejahteraan dapat terwujud.
"Sebetulnya, cita-cita saya ya karena saya sudah terlanjur diceburin di kabinet ini. Begini kalau di kepala saya ya, masyarakat pesisir ini, dia mesti menjadi masyarakat yang produktif," ucapnya.
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indonesia pastikan program konservasi terumbu karang dengan AS tetap berjalan
28 January 2026 4:17 WIB
Basarnas tetapkan radius pencarian 1 kilometer dari serpihan pesawat ATR 42-500
18 January 2026 19:09 WIB
KKP menyiapkan distribusikan pupuk bersubsidi sektor perikanan di awal 2026
24 December 2025 7:32 WIB