Bima (ANTARA) - Bupati Bima Ady Mahyudi mengajukan usulan Program Kampung Nelayan Merah Putih serta pembangunan tiga titik dermaga apung di Desa Bajo Pulo kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
Usulan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta, Selasa. Dalam pertemuan itu, KKP merespons positif usulan Pemerintah Kabupaten Bima dan membuka peluang pengajuan desa penyangga dari lokasi Kampung Nelayan Merah Putih induk.
Ady Mahyudi mengatakan pemerintah daerah mengusulkan tiga desa pesisir yang memiliki jumlah nelayan dan armada penangkapan ikan terbesar sebagai calon lokasi program tersebut, yakni Desa Kore di Kecamatan Sanggar, Desa Lamere di Kecamatan Sape, dan Desa Karumbu di Kecamatan Langgudu.
Ia menyebutkan ketiga desa tersebut dinilai memenuhi kriteria sebagaimana diatur dalam petunjuk teknis Program Kampung Nelayan Merah Putih.
Baca juga: Sedikitnya 31 desa di NTB diusulkan jadi Kampung Nelayan Merah Putih
Menurut dia, program tersebut merupakan penyediaan sarana dan prasarana perikanan dan kelautan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir dalam satu kawasan desa mayoritas nelayan, meliputi fasilitas penangkapan ikan, pengolahan, hingga pemasaran hasil perikanan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bima juga mengusulkan pembangunan tiga titik dermaga apung di Desa Bajo Pulo, masing-masing di Dusun Bajo Barat, Bajo Tengah, dan Pasir Putih. Dermaga tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas sandar kapal nelayan serta memperlancar distribusi hasil tangkapan.
Ady menjelaskan Kabupaten Bima memiliki 18 kecamatan, dengan 12 kecamatan dan 64 desa di antaranya merupakan wilayah pesisir yang masih membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana produksi, pengolahan, serta pemasaran hasil perikanan.
Baca juga: Pembangunan tiga Kampung Nelayan Merah Putih di NTB dikebut
Pemerintah daerah berharap dukungan pemerintah pusat melalui KKP dapat mempercepat realisasi program tersebut sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Bima.
Dalam audiensi itu, Bupati Bima didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Tajuddin, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Suwandi, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Firdaus, serta Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Budiansani.
Baca juga: Kampung nelayan menjaga asa
Baca juga: Tajuk ANTARA NTB - Kampung nelayan NTB: Antara proyek dan keberpihakan
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026