Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan aktivitas pelabuhan perikanan di seluruh Indonesia tetap berjalan selama libur Lebaran 2026, sehingga ketersediaan stok ikan selama Hari Raya Idul Fitri tetap terjaga.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif dalam keterangan pers di Jakarta, Senin, menyatakan meski sebagian nelayan pulang kampung, pelayanan pendaratan, pembongkaran, dan distribusi hasil tangkapan ikan tetap berlangsung.
Ia mengatakan menjelang dan selama periode Lebaran aktivitas di pelabuhan perikanan mengalami dinamika cukup tinggi.
“Sebagian nelayan bersiap kembali ke daerah asal, sebagian lainnya memanfaatkan momentum sebelum libur panjang untuk melakukan aktivitas penangkapan maupun pendaratan ikan,” ujar dia.
Untuk menjaga kelancaran operasional, Latif menyatakan telah meminta seluruh jajarannya menggelar apel siaga di pelabuhan perikanan.
Ia menyebut tiga fokus utama KKP adalah penguatan keselamatan pelabuhan perikanan bebas kebakaran, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan pendataan guna mendukung optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Baca juga: Nelayan Bima berpeluang dapat Kampung Nelayan Merah Putih
“Tim terpadu pengamanan pelabuhan perikanan harus selalu siaga, syahbandar di pelabuhan perikanan harus mampu memastikan pengawasan keselamatan pelayaran dan ketertiban di dermaga berjalan disiplin,” tuturnya.
Latif juga menekankan pentingnya langkah pencegahan kebakaran di pelabuhan perikanan, antara lain dengan mengatur jarak tambat kapal yang aman, pengawasan ketat terhadap aktivitas pengelasan, serta pemeriksaan kondisi kapal sebelum ditinggalkan awaknya.
Baca juga: Langgar izin, KKP hentikan tujuh tambak udang vaname di NTB
Selain itu, KKP menilai dukungan Korps Kepolisian Perairan dan Udara serta TNI AL sangat diperlukan untuk menjaga keamanan kawasan pelabuhan perikanan serta memastikan area vital tetap terkendali.
Ia juga meminta partisipasi aktif asosiasi nelayan dan kelompok masyarakat juga dalam membangun sistem pengawasan berbasis komunitas.
Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026