Anak Indonesia ikuti lomba peringatan HUT RI di Penang
Sabtu, 17 Agustus 2024 8:06 WIB
Anak-anak sanggar bimbingan mengikuti lomba estafet sarung dalam rangka peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Penang, Malaysia, Jumat (16/8/2024). (ANTARA/Virna P Setyorini)
Penang, Malaysia, (ANTARA) - Puluhan anak Indonesia menyemarakkan lomba peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diadakan salah satu komunitas Warga Negara Indonesia (WNI) di Penang, Malaysia, Jumat.
Wakil Ketua Pertubuhan Masyarakat Indonesia di Pulau Pinang (PERMAI) Penang Khozaeni Rahmad mengatakan rangkaian kegiatan untuk memperingati kemerdekaan secara sederhana, dengan beberapa lomba dan upacara.
Berbagai lomba yang diikuti hingga puluhan anak-anak sanggar bimbingan, menurut dia, dilaksanakan sudah sejak Kamis (15/8) hingga Jumat. Sedangkan upacara peringatan HUT RI akan dilaksanakan Sabtu (17/8).
Khozaeni mengatakan pesan yang ingin disampaikan kepada pihak terkait dengan melaksanakan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia itu bahwa WNI yang berada di luar negeri ingin ada situasi yang selalu damai tanpa ada konflik kepentingan yang tidak menentu.
“Kami sangat memaknai peringatan Dirgahayu Republik Indonesia ini dengan rasa nasionalisme yang terjaga untuk menjaga persatuan yang utuh bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar dia.
Puluhan anak mengikuti lomba estafet sarung, memasukkan pensil ke dalam botol, hingga makan kerupuk. Sedangkan hadiah akan diserahkan saat puncak peringatan Kemerdekaan Indonesia.
Pembimbing Sanggar Bimbingan Permai Shiva Amanda Kirana Kesuma dibantu oleh tiga mahasiswa, yakni Mazidah Sabilas Salam dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Ghani Sasi Kirana dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Fitrah Mujahidah dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Baca juga: Pangkoarmada I kibarkan Merah Putih di perbatasan RI
Baca juga: Kala Baskara terbenam di bumi Nusantara
Mazidah Sabilas Salam yang biasa disapa Bila mengatakan anak-anak begitu antusias mengikuti lomba-lomba 17-an dan menambahkan pelaksanaan upacara bendera rutin itu perlu sekali dilaksanakan.
"Anak-anak memang memperoleh materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), namun seperti apa praktiknya kan tidak pernah tahu. Upacara, menjadi salah satu praktik pelaksanaan PPKN itu," katanya menambahkan.
Wakil Ketua Pertubuhan Masyarakat Indonesia di Pulau Pinang (PERMAI) Penang Khozaeni Rahmad mengatakan rangkaian kegiatan untuk memperingati kemerdekaan secara sederhana, dengan beberapa lomba dan upacara.
Berbagai lomba yang diikuti hingga puluhan anak-anak sanggar bimbingan, menurut dia, dilaksanakan sudah sejak Kamis (15/8) hingga Jumat. Sedangkan upacara peringatan HUT RI akan dilaksanakan Sabtu (17/8).
Khozaeni mengatakan pesan yang ingin disampaikan kepada pihak terkait dengan melaksanakan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia itu bahwa WNI yang berada di luar negeri ingin ada situasi yang selalu damai tanpa ada konflik kepentingan yang tidak menentu.
“Kami sangat memaknai peringatan Dirgahayu Republik Indonesia ini dengan rasa nasionalisme yang terjaga untuk menjaga persatuan yang utuh bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar dia.
Puluhan anak mengikuti lomba estafet sarung, memasukkan pensil ke dalam botol, hingga makan kerupuk. Sedangkan hadiah akan diserahkan saat puncak peringatan Kemerdekaan Indonesia.
Pembimbing Sanggar Bimbingan Permai Shiva Amanda Kirana Kesuma dibantu oleh tiga mahasiswa, yakni Mazidah Sabilas Salam dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Ghani Sasi Kirana dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Fitrah Mujahidah dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Baca juga: Pangkoarmada I kibarkan Merah Putih di perbatasan RI
Baca juga: Kala Baskara terbenam di bumi Nusantara
Mazidah Sabilas Salam yang biasa disapa Bila mengatakan anak-anak begitu antusias mengikuti lomba-lomba 17-an dan menambahkan pelaksanaan upacara bendera rutin itu perlu sekali dilaksanakan.
"Anak-anak memang memperoleh materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), namun seperti apa praktiknya kan tidak pernah tahu. Upacara, menjadi salah satu praktik pelaksanaan PPKN itu," katanya menambahkan.
Pewarta : Virna P Setyorini
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menko Perekonimian meminta Danantara jelaskan kepastian arah fiskal RI ke Moody's
07 February 2026 13:47 WIB
Dompu dapat lampu hijau! Mendag siap tata Pasar Ginte dan Manggelewa jadi modern
06 February 2026 11:12 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Pertemuan hangat Megawati-Putra Mahkota Abu Dhabi, Bung Karno jadi topik utama
05 February 2026 18:56 WIB