Pengamat nilai gagasan Pramono-Rano lebih realistis
Selasa, 8 Oktober 2024 6:00 WIB
Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang juga pengamat kebijakan publik Andrinof Chaniago menyampaikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Rabu (14/8/2024). ANTARA/Aji Cakti
Jakarta (ANTARA) - Pengamat kebijakan publik Andrinof Chaniago menilai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno memiliki visi-misi yang cukup jelas, fokus, dan realistis.
"Dua paslon (pasangan calon) cukup jelas dan realistis visi misinya, yaitu paslon 1 dan paslon 3. Tetapi paslon 3 (Pramono Anung-Rano Karno) memiliki kelompok-kelompok sasaran yang lebih jelas," kata Andrinof di Jakarta, Senin.
Terkait pernyataan pasangan Pramono-Rano mengenai penyediaan lapangan kerja, menurut Andrinof, pendekatan dualistik tetap harus dipakai untuk meningkatkan hasil pembangunan, yaitu memberi ruang bagi masyarakat untuk berkreasi namun pemerintah Jakarta beserta aparatnya harus aktif memberdayakan warga.
"Desentralisasi dan pendekatan bawah atas (bottom up) tidak bisa dijadikan pendekatan dominan. Kombinasikan dengan pendekatan yang mengedukasi dan memberi arahan," kata Andrinof.
Sebelumnya, Pramono Anung dalam debat pertama Pilkada Jakarta 2024 yang berlangsung Minggu (6/10) mengatakan, akan memberikan pelatihan untuk berkreasi kepada Gen Z karena potensi ekonomi kreatif mereka sangat besar.
Menurut Pramono, potensi ekonomi kreatif Gen Z harus ditimbulkan dan mereka harus bekerja berdasarkan keinginan dan kemampuan mereka. Untuk itu, para Gen Z harus dilatih untuk berkreasi.
"Mereka harus dilatih untuk berkreasi maka kami lebih menawarkan cara-cara untuk mereka berkembang dengan apa yang dimiliki oleh mereka," ucap Pramono.
Pramono juga membayangkan bagaimana jika para Gen Z dilibatkan dari kegiatan-kegiatan ekonomi kreatif mulai dari hal-hal yang kecil akan menjadi hal yang luar biasa.
"Itu akan menjadi sesuatu income atau pendapatan baru bagi para Gen Z di manapun para Gen Z itu berada" ujar Pramono.
Baca juga: Mantan kades di Lobar ramai-ramai datangi rumah Cagub NTB Zulkieflimansyah
Dalam kesempatan itu, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno menyampaikan visi-misi dan program kerja yang bertajuk "Jakarta Menyala" meliputi gelaran Benyamin S Awards hingga integrasi JAKI dalam debat perdana Pilkada DKI.
Pramono menjanjikan adanya bursa kerja setiap tiga bulan sekali di kecamatan, pelatihan bersertifikat, lowongan kerja terintegrasi di JAKI, bekerja dimanapun (work from anywhere/WFA) untuk ASN, BUMD dan swasta. Selain itu penyediaan layanan penitipan anak (day care) di wilayah kerja dan pusat perkantoran.
Pramono juga menyoroti isu pendidikan di Jakarta yang menyoroti data anak putus sekolah dan ketimpangan penghasilan guru honorer. Lalu menjanjikan sejumlah solusi, yakni wajib belajar 12 tahun tuntas, Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) sampai lulus kuliah. Selanjutnya pelatihan guru penyandang disabilitas serta beasiswa S2 S3 untuk guru dan dosen.
Baca juga: Cagub Ridwan Kamil nilai debat pertama berjalan damai
Di bidang kesehatan, Pramono menjanjikan adanya saluran langsung (hotline center) 24 jam layanan psikolog, persingkat waktu antrean BPJS, penambahan fasilitas kesehatan dan menyediakan RS Apung, kapal ambulan, dan helikopter ambulan di Kepulauan Seribu.
"Dua paslon (pasangan calon) cukup jelas dan realistis visi misinya, yaitu paslon 1 dan paslon 3. Tetapi paslon 3 (Pramono Anung-Rano Karno) memiliki kelompok-kelompok sasaran yang lebih jelas," kata Andrinof di Jakarta, Senin.
Terkait pernyataan pasangan Pramono-Rano mengenai penyediaan lapangan kerja, menurut Andrinof, pendekatan dualistik tetap harus dipakai untuk meningkatkan hasil pembangunan, yaitu memberi ruang bagi masyarakat untuk berkreasi namun pemerintah Jakarta beserta aparatnya harus aktif memberdayakan warga.
"Desentralisasi dan pendekatan bawah atas (bottom up) tidak bisa dijadikan pendekatan dominan. Kombinasikan dengan pendekatan yang mengedukasi dan memberi arahan," kata Andrinof.
Sebelumnya, Pramono Anung dalam debat pertama Pilkada Jakarta 2024 yang berlangsung Minggu (6/10) mengatakan, akan memberikan pelatihan untuk berkreasi kepada Gen Z karena potensi ekonomi kreatif mereka sangat besar.
Menurut Pramono, potensi ekonomi kreatif Gen Z harus ditimbulkan dan mereka harus bekerja berdasarkan keinginan dan kemampuan mereka. Untuk itu, para Gen Z harus dilatih untuk berkreasi.
"Mereka harus dilatih untuk berkreasi maka kami lebih menawarkan cara-cara untuk mereka berkembang dengan apa yang dimiliki oleh mereka," ucap Pramono.
Pramono juga membayangkan bagaimana jika para Gen Z dilibatkan dari kegiatan-kegiatan ekonomi kreatif mulai dari hal-hal yang kecil akan menjadi hal yang luar biasa.
"Itu akan menjadi sesuatu income atau pendapatan baru bagi para Gen Z di manapun para Gen Z itu berada" ujar Pramono.
Baca juga: Mantan kades di Lobar ramai-ramai datangi rumah Cagub NTB Zulkieflimansyah
Dalam kesempatan itu, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno menyampaikan visi-misi dan program kerja yang bertajuk "Jakarta Menyala" meliputi gelaran Benyamin S Awards hingga integrasi JAKI dalam debat perdana Pilkada DKI.
Pramono menjanjikan adanya bursa kerja setiap tiga bulan sekali di kecamatan, pelatihan bersertifikat, lowongan kerja terintegrasi di JAKI, bekerja dimanapun (work from anywhere/WFA) untuk ASN, BUMD dan swasta. Selain itu penyediaan layanan penitipan anak (day care) di wilayah kerja dan pusat perkantoran.
Pramono juga menyoroti isu pendidikan di Jakarta yang menyoroti data anak putus sekolah dan ketimpangan penghasilan guru honorer. Lalu menjanjikan sejumlah solusi, yakni wajib belajar 12 tahun tuntas, Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) sampai lulus kuliah. Selanjutnya pelatihan guru penyandang disabilitas serta beasiswa S2 S3 untuk guru dan dosen.
Baca juga: Cagub Ridwan Kamil nilai debat pertama berjalan damai
Di bidang kesehatan, Pramono menjanjikan adanya saluran langsung (hotline center) 24 jam layanan psikolog, persingkat waktu antrean BPJS, penambahan fasilitas kesehatan dan menyediakan RS Apung, kapal ambulan, dan helikopter ambulan di Kepulauan Seribu.
Pewarta : Siti Nurhaliza
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Safari Ramadhan Pemprov NTB: Merajut empati dan kebijakan dalam titian muhibah kepemimpinan
27 February 2026 13:10 WIB
Pemerintah China menerapkan kebijakan bebas visa untuk warga Inggris dan Kanada
16 February 2026 6:58 WIB
Wamenkomdigi Nezar Patria sebut negara hadir untuk menjaga jurnalisme berkualitas
09 February 2026 18:30 WIB
Menko Perekonimian meminta Danantara jelaskan kepastian arah fiskal RI ke Moody's
07 February 2026 13:47 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Prabowo kumpulkan eks Presiden dan Ketum Parpol di Istana, Bahas geopolitik dunia
03 March 2026 20:27 WIB
Senator Lia Istifhama sampaikan keprihatinan atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei
03 March 2026 6:37 WIB