Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai meningkatkan pengawasan di pusat-pusat perbelanjaan yang kini mulai dipadati pengunjung terutama di toko pakaian menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025.

Asisten I Setda Kota Mataram H Lalu Martawang di Mataram, Rabu, mengatakan, padatnya pusat perbelanjaan itu karena masyarakat yang datang berbelanja tidak hanya warga Kota Mataram melainkan juga dari kabupaten/kota lainnya di NTB.

"Dengan kondisi tersebut pengamanan dan pengawasan harus dimaksimalkan," katanya.

Dikatakan, kawasan-kawasan tersebut menjadi pusat perbelanjaan kini menjadi atensi dari TNI/Polri dan tentu dari pihak pemerintah Kota Mataram.

Baca juga: Posko pengaduan THR Lebaran 2025 siap dibuka di Mataram

Martawang menyebutkan, beberapa toko pakaian dipadati pengunjung seperti di jalan Pejanggik, AA Gede Ngurah, dan Jalan Niaga, sehingga parkir kendaraan menggunakan badan jalan sehingga berpotensi berdampak pada terjadinya kemacetan pada titik-titik itu.

Karena itu, Dinas Perhubungan harus melakukan langkah-langkah antisipasi dengan menyiapkan personel sedemikian rupa. Bahkan, perlu ada koordinasi dengan para pemilik toko.

Misalnya dengan menyiapkan lahan parkir khusus untuk karyawan agar areal parkir yang disiapkan khusus untuk konsumen sehingga parkir tidak menggunakan badan jalan.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Mataram juga memperhatikan keamanan di semua pusat keramaian tersebut, jangan sampai di pusat keramaian itu terjadi tindakan pencurian dan aksi kriminal lainnya.

"Itu menjadi permintaan dari pemilik toko agar bisa dibantu penanganan keamanan," katanya.

Baca juga: Polresta Mataram siap sukseskan Operasi Ketupat 2025

Oleh karena itu, Pemkot Mataram menyarankan agar masing-masing pertokoan memaksimalkan pemasangan CCTV agar aktivitas pengunjung bisa terpantau dengan jelas dan menghindari adanya tindakan pencurian.

Selain itu, pemilik toko juga harus memperkuat pengamanan masing-masing dengan mengoptimalkan kerja dan fungsi Satpam serta dapat membantu mengatur pengunjung keluar dan masuk.

Setiap tahun, tambahnya, Kota Mataram menjadi incaran masyarakat Pulau Lombok bahkan dari Pulau Sumbawa untuk berbelanja berbagai perlengkapan dan kebutuhan Hari Raya Idul Fitri.

"Sebagai tuan rumah yang baik, Pemkot Mataram harus memberikan pelayanan agar pengunjung merasa lebih aman sehingga semua orang merasa aman dan nyaman," katanya.

Baca juga: Dinkes Mataram siagakan petugas medis di posko Lebaran 2025
Baca juga: RS Ruslan Mataram petakan petugas layanan IGD selama libur Lebaran 2025
Baca juga: Polresta Mataram matangkan persiapan pengamanan mudik Lebaran 2025
Baca juga: Ayo daftar mudik gratis Lebaran 2025 rute Mataram-Sumbawa


Pewarta : Nirkomala
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2025