Santri Pontren Raudatul Azhar dapatkan pelajaran "Enterpreneur Digital"
Jumat, 8 Maret 2019 9:42 WIB
Pimpinan Pondok Pesantren Al Aziziyah TGH Fathul Azis (kedua kiri), memberikan informasi kepada Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari (kiri) didampingi Direktur Putu Rahwidhiyasa (kanan), tentang kondisi bangunan gedung pondok pesantren yang rusak berat akibat gempa bumi. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/ama/18) (1) (1/)
Mataram (ANTARA) - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menggelar sosialisasi Enterpreneur Digital untuk kalangan santri Pondok Pesantren Raudatul Azhar Masbagik Timur.
Laman Pemkab Lotim, Senin, menyebutkan sosilisasi ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan bagi para santri tentang kewirausahaan dengan memanfaatkan teknologi digital, sekaligus dalam rangka pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga kelak jika mereka telah selesai mengenyam pendidikan, mereka bisa mandiri.
Kegiatan sosialisasi di Ponpes Raudatul Azhar ini dibuka Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Lombok Timur Radatul Yasa Sutaryadi atas nama Bupati Lotim.
Dalam sambutannya, Bupati Lotim HM Sukiman Azmy menyampaikan apresiasi atas terlaksananya sosialisasi pemberdayaan masyarakat mengenai teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan pondok pesantren.
Diungkapkan bahwa memasuki abad milenium ini kita dihadapkan pada kekuatan semakin meluasnya arus globalisasi sebagai tuntutan kemajuan zaman yang ditandai oleh adanya persaingan bebas.
Pergeseran dari masyarakat agraris menuju masyarakat industri dan memasuki masyarakat informasi, sehingga kini kita telah memasuki era dimana dunia tanpa batas, katanya.
Untuk menghindari dampak buruk dari kemajuan teknologi informasi di era digitalisasi saat ini, kata dia, perlu adanya sosialisasi tentang pemanfaatan perangkat TIK secara baik dan benar.
Sehingga tidak menimbulkan informasi yang sifatnya bertentangan dengan hukum ataupun nilai-nilai agama, katanya.
Laman Pemkab Lotim, Senin, menyebutkan sosilisasi ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan bagi para santri tentang kewirausahaan dengan memanfaatkan teknologi digital, sekaligus dalam rangka pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga kelak jika mereka telah selesai mengenyam pendidikan, mereka bisa mandiri.
Kegiatan sosialisasi di Ponpes Raudatul Azhar ini dibuka Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Lombok Timur Radatul Yasa Sutaryadi atas nama Bupati Lotim.
Dalam sambutannya, Bupati Lotim HM Sukiman Azmy menyampaikan apresiasi atas terlaksananya sosialisasi pemberdayaan masyarakat mengenai teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan pondok pesantren.
Diungkapkan bahwa memasuki abad milenium ini kita dihadapkan pada kekuatan semakin meluasnya arus globalisasi sebagai tuntutan kemajuan zaman yang ditandai oleh adanya persaingan bebas.
Pergeseran dari masyarakat agraris menuju masyarakat industri dan memasuki masyarakat informasi, sehingga kini kita telah memasuki era dimana dunia tanpa batas, katanya.
Untuk menghindari dampak buruk dari kemajuan teknologi informasi di era digitalisasi saat ini, kata dia, perlu adanya sosialisasi tentang pemanfaatan perangkat TIK secara baik dan benar.
Sehingga tidak menimbulkan informasi yang sifatnya bertentangan dengan hukum ataupun nilai-nilai agama, katanya.
Pewarta : Antara
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ditjen Pesantren mengupayakan negara perkuat tata kelola pendidikan Pesantren
20 November 2025 5:23 WIB