Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan program bus sekolah gratis bagi para pelajar pada tahun ajaran 2026 ini tetap berlanjut seperti yang dilaksanakan pada tahun 2025.

"Untuk bus sekolah gratis itu tetap dilanjutkan di 2026," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lombok Tengah Lalu Herdan di Lombok Tengah, Selasa.

Sementara itu untuk rute program bus gratis tetap seperti biasa, kata dia, yakni empat rute mulai dari Puyung-Tampar-Ampar, Batujai-Tampar-ampar, Pengadang-Tampar-ampar dan Mujur-Tampar-ampar.

“Untuk program bus gratis untuk anak sekolah tetap beroperasi di empat titik menggunakan empat armada. Untuk tahun 2026 ini kami sudah mulai lagi saat masuk sekolah kemarin, dan hasil evaluasi kami memang ada rute yang gemuk terutama Mujur-Tampar-ampar,” katanya.

Baca juga: Lombok Tengah luncurkan bus sekolah gratis, Dukung predikat kabupaten layak anak

Ia mengatakan siswa yang menggunakan bus sekolah dari Mujur-Tampar-ampar ini cukup tinggi. Hal itu  dilihat dari kapasitas bus yang selalu melebihi. Dengan kelebihan kapasitas ini pihaknya berharap ada armada tambahan atau armada yang lebih besar untuk melayani rute Mujur-Tampar-ampar.

“Kami sudah usulkan untuk bus ke pemerintah pusat dua unit dan sekarang kami masih menunggu jawaban dari kementerian," katanya.

Ia mengatakan sebelumnya ada rute Sengkol-Tampar-Ampar, namun ada protes dari angkutan pedesaan sehingga jalur Sengkol ini dialihkan ke Batujai.

Padahal pihaknya menilai jumlah siswa dari Sengkol ini cukup banyak, namun karena adanya protes maka rute tersebut dihentikan.

Program bus sekolah ini, lanjutnya, diharapkan dapat mendukung pengurangan angka kecelakaan lalu lintas dan menghidupkan kembali rute mobil angkutan umum di Lombok Tengah.

“Jadi khusus rute Sengkol yang sempat diprotes, kalau rute lain memang sudah tidak ada angkutan. Tapi saat adanya protes, kita kemudian melakukan diskusi dan kita memaklumi karena pendapatan mereka menurun setelah adanya program bus gratis ini, makanya dihentikan untuk rute Sengkol,” katanya.

Baca juga: Bus sekolah menekan kemacetan lalu lintas hingga 80 persen
Baca juga: Bus sekolah Kota Mataram mulai beroperasi
Baca juga: Siswa Mataram bayar bus sekolah dengan sampah
Baca juga: Dishub Mataram siapkan bus sekolah


Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026