Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), memastikan proses persiapan pemberangkatan jamaah haji tahun 2026 tetap berjalan meskipun terjadi konflik di kawasan Timur Tengah (Timteng).
"Kami pastikan berbagai persiapan pemberangkatan jamaah haji tahun ini berjalan normal sesuai jadwal yang telah ditetapkan," kata Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang di Mataram, Selasa.
Dia berharap sebelum proses pemberangkatan jamaah haji dilaksanakan, konflik AS-Israel dengan Iran sudah berakhir, sehingga umat Muslim dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman, tenang, dan nyaman.
Hingga saat ini, katanya, untuk persiapan jamaah haji asal Kota Mataram, berbagai tahapan mulai dari teknis administratif hingga perlengkapan jamaah terus dimatangkan agar proses pemberangkatan calon haji 2026 berjalan aman dan lancar.
Baca juga: Konflik Timur Teengah, Warga Mataram diminta tunda umrah
Persiapan yang sedang dilakukan saat ini adalah menyiapkan identitas khusus bagi 854 calon haji asal Kota Mataram musim haji 1447 Hijriah/2026 berupa rompi dan syal.
"Pemkot kota telah menetapkan penggunaan rompi berwarna toska serta syal berwarna cerah, sebagai penanda utama jamaah asal Kota Mataram," katanya.
Pemilihan atribut ini bukan tanpa alasan, lanjut dia, karena berdasarkan pengalaman sebelumnya syal berwarna cerah sangat membantu proses identifikasi jamaah di tengah kerumunan.
"Syal itu sangat penting. Pengalaman kami dulu, kalau ada jamaah tersesat, syal dengan warna cerah sangat membantu petugas untuk mengenali mereka dari jauh," katanya.
Baca juga: Seluruh pekerja migran dan jamaah umrah NTB aman terpantau
Persiapan pemberangkatan jamaah haji lainnya, kata Martawang, Pemkot Mataram melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Mataram akan mulai memfasilitasi kegiatan bimbingan manasik haji gratis.
Kegiatan itu bertujuan membekali jamaah dengan tata cara ibadah haji yang benar serta informasi teknis selama berada di Tanah Suci.
"Manasik haji, Insya Allah, dilaksanakan bulan awal bulan April atau bulan Syawal 1447 Hijriah," katanya.
Pemkot Mataram berharap seluruh proses pemberangkatan jamaah haji dapat menjadi landasan yang kuat sehingga pemberangkatan jamaah haji Kota Mataram berada dalam posisi yang aman dan tertib.
Baca juga: Sebanyak 1.415 jamaah umrah asal NTB aman di Arab Saudi
Baca juga: DPR meminta KBRI ambil langkah darurat guna lindungi jemaah umrah