Jakarta (ANTARA) - Human Intiative (HI) menggandeng peternak lokal dengan membuka akses pasar hewan kurban yang lebih luas melalui program sebar kurban menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.
"Program kurban tidak hanya menjadi sarana ibadah bagi umat muslim saat Idul Adha, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat, khususnya peternak lokal," kata Vice President Human Initiative Romi Ardiansyah di Jakarta, Kamis.
Melalui program tersebut, HI tidak hanya fokus pada distribusi daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memberdayakan peternak lokal dengan membuka akses pasar hewan kurban yang lebih luas.
Romi menyebutkan program sebar kurban hadir dengan tiga misi utama, yakni memfasilitasi ibadah kurban, menggerakkan peternak lokal, dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
Menurut dia, kurban memiliki dampak ekonomi yang besar apabila dikelola secara terstruktur dan berkelanjutan. Oleh karena itu, HI memastikan proses pengadaan hewan kurban melibatkan peternak lokal di berbagai daerah.
"Kami ingin memastikan bahwa kurban memberikan manfaat yang lebih merata," ujar Romi.
Lebih lanjut, dia menjelaskan HI juga menjaga kualitas hewan kurban dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dan memastikan kualitas (quality control) secara berkala.
Pemeriksaan itu dilakukan sejak dua (H-2) bulan hingga sehari sebelum (H-1) penyembelihan agar hewan kurban tetap memenuhi syarat syariat dan kualitas terbaik.
"Human Initiative memastikan kurban berjalan sesuai syariat dengan memilih hewan yang sehat dan cukup umur," ucap Romi.
Baca juga: Idul Adha picu kebangkitan peternak lokal
Selain memperhatikan kualitas hewan, HI turut menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat untuk berkurban. Program tersebut menawarkan skema penawaran khusus (early bird), diskon besar-besaran (flash sale), hingga harga khusus agar lebih banyak masyarakat dapat ikut berpartisipasi.
Proses pembayaran pun dibuat fleksibel melalui layanan online maupun offline di kantor cabang Human Initiative terdekat. Dalam penyalurannya, program sebar kurban menyasar wilayah dengan keterbatasan akses pangan, termasuk daerah pelosok dan kawasan terdampak bencana. Tim lapangan Human Initiative menyalurkan daging kurban secara langsung agar distribusi lebih merata dan tepat sasaran.
Tahun ini, sebar kurban menargetkan distribusi di 145 wilayah yang mencakup 134 kabupaten dan kota di 27 provinsi di Indonesia. Jangkauan distribusi itu meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, hingga wilayah kepulauan, di antaranya Nusa Tenggara dan Maluku.
Tak hanya di dalam negeri, Human Initiative juga mendistribusikan kurban ke 11 negara, yakni Palestina, Yordania, Mesir, Somalia, Kenya, Tanzania, Uganda, Nigeria, Filipina, Thailand, dan Myanmar.
Wilayah-wilayah itu dipilih berdasarkan kebutuhan masyarakat terhadap akses pangan yang masih terbatas. Human Initiative berharap program tersebut dapat menjadi jembatan kebaikan yang tidak hanya menghadirkan manfaat bagi penerima daging kurban, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan peternak lokal di berbagai daerah.
Baca juga: Kebutuhan hewan kurban di Kota Mataram akan dipenuhi dari peternak lokal