"Untuk tahun 2026 belum ada rencana pengadaan titik lampu PJU baru, baik yang konvensional maupun lampu LED,"

Mataram (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memfokuskan anggaran tahun 2026 untuk pemeliharaan rutin, perbaikan lampu penerangan jalan umum (PJU), dan penyediaan suku cadang. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram Zulkarwin di Mataram, Kamis, mengatakan, langkah itu diambil untuk memastikan fungsionalitas PJU di tengah keterbatasan anggaran, yang juga mencakup penggantian komponen lampu yang lebih efisien.

"Untuk tahun 2026 belum ada rencana pengadaan titik lampu PJU baru, baik yang konvensional maupun lampu LED," katanya. 

Apalagi, secara umum kondisi sekitar 3.000 titik PJU di Kota Mataram  sudah cukup baik dan memadai untuk menunjang aktivitas masyarakat

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa titik yang gelap akibat kerusakan fasilitas seperti di area Adi Sucipto dan Brawijaya.

"Memang ada beberapa titik yang masih gelap karena tiangnya banyak yang rusak atau tumbang. Ini menjadi perhatian kami untuk segera diperbaiki," katanya..

Di sisi lain, katanya, Pemerintah Kota Mataram juga telah berhasil merampungkan program meterisasi untuk seluruh titik PJU di Kota Mataram, sehingga pembayaran PJU sesuai dengan meter yang digunakan. 

Langkah itu diperkuat dengan survei bersama PLN guna memastikan tagihan listrik yang dibayarkan sesuai dengan daya yang dikonsumsi.

Menurutnya, biaya beban listrik untuk penerangan di Kota Mataram mencapai Rp2,6 miliar per bulan. Namun, angka tersebut merupakan akumulasi dari PJU dan PJL (Penerangan Jalan Lingkungan).

"Kalau untuk PJU kami bayar sekitar Rp400 juta hingga Rp500 juta per bulan," katanya.

Dengan demikian, PJL memiliki porsi biaya yang lebih besar, yang diduga karena belum seluruhnya terintegrasi dengan sistem meterisasi.

"Untuk PJL kami tidak bisa komentar banyak, karena itu menjadi ranah Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman," katanya.

Selain fokus pada perbaikan fisik, tambah Zulkarwin, Dinas Perhubungan saat ini tengah menjalin kerja sama dengan Universitas Mataram (Unram) untuk melakukan survei mendalam agar konsumsi listrik untuk penerangan kota di masa depan bisa lebih tepat sasaran, efisien, dan efektif.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026