Mataram (ANTARA) -  Film terbaru Disney "The Lion King" yang disutradarai Jon Favreau mengawali penayangannya di China dengan gemilang, meraup sekitar 14,5 juta dolar AS pada Jumat.

"The Lion King" ditayangkan di China, sepekan lebih awal dari debutnya di Amerika Utara dan sebagian besar pasar internasional utama lainnya.

Para penonton film di China pun menyambut hangat film tersebut, terlihat dari skor yang mereka berikan yakni 9/10 pada platform pembelian tiket terkemuka Maoyan, 9/10 pada layanan tiket Alibaba Taopiaopiao, dan 7,6/10 di Douban, sebuah situs ulasan film yang berpengaruh di China.

Skor tersebut kurang lebih sama seperti yang mereka berikan untuk film Disney sebelumnya "Aladdin", yaitu 9/10 pada Maoyan, dan 7,8/10 pada Douban, mengutip laporan Hollywood Reporter pada Jumat (12/7).

Sebelumnya, "Aladdin" menghasilkan 19 juta dolar di akhir pekan pembukannya dan berhasil meraup 53 juta dolar.

Sejauh ini Lion King berada di depan "Jungle Book" dan "Beauty and the Beast", yang masing-masing menghasilkan 11,6 juta dolar dan 12,4 juta dolar pada hari pembukaan.

Maoyan memperkirakan "The Lion King" akan mencatat pendapatan 59 juta dolar AS selama akhir pekan pembukaan, dan total hingga sekitar 170 juta dolar.

Estimasi perolehan itu dapat dianggap sebagai kemenangan bagi Disney, mengingat eksposur Lion King yang terbatas di China dibandingkan sebagian besar negara lain di dunia.

Baca juga: Film "Lion King" baru dapat kritikan

Baca juga: Beyonce rilis "Spirit", lagu baru untuk "Lion King"

Baca juga: Jelang rilis "The Lion King", Disney tayangkan adegan "Hakuna Matata"

 

Pewarta : Antara
Editor : Ihsan Priadi
Copyright © ANTARA 2024