Anang Hermansyah berharap hak cipta dan musik terus disuarakan anggota parlemen
Jumat, 4 Oktober 2019 6:13 WIB
Anang Hermansyah. (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh)
Jakarta (ANTARA) - Mantan anggota DPR Anang Hermansyah berharap persoalan hak cipta dan musik terus disuarakan oleh parlemen periode 2019-2024 seperti halnya telah menjadi perhatian serius sejumlah Anggota DPR RI periode 2014-2019.
"Saya berharap DPR periode 2019-2024 dapat senantiasa menyuarakan masalah di bidang hak cipta dan musik di Indonesia," ujar Anang di Jakarta, Rabu (2/10).
Anang Hermansyah menjadi anggota Komisi X DPR Periode 2014-2019. Selama lima tahun di parlemen, dia selalu berada di Komisi X yang antara lain membidangi pendidikan dan musik.
Dia juga dikenal getol menyuarakan hak cipta karya musik. Karena itu, dia berharap DPR periode 2019-2024 dapat senantiasa menyuarakan persoalan hak cipta dan musik di Indonesia.
Menurut dia, kewenangan yang dimiliki DPR, yakni pengawasan dan legislasi dapat lebih dioptimalkan di periode lima tahun mendatang.
Anang yang semasa menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai tantangan di bidang hak cipta dan musik makin berat di masa mendatang.
"Di masa-masa mendatang tantangan di bidang hak cipta dan musik semakin berat. Salah satunya imbas digital yang kian massif," kata Anang.
Musisi asal Jember ini berharap DPR periode baru dapat meresponsnya dalam bentuk pengawasan dan politik legislasi untuk memastikan sektor hak cipta dan musik dapat dilindungi.
"Saya berharap teman-teman DPR periode baru, khususnya dari kalangan seniman dapat lebih aktif untuk menyoroti masalah di bidang hak cipta dan musik," kata Anang.
Dia menyebutkan selama dirinya lima tahun di parlemen, dua isu tersebut senantiasa disuarakan di parlemen baik dalam bentuk pengawasan maupun politik legislasi.
Hanya saja, kata Anang, kerja konstitusional tersebut hingga berakhir masa jabatan belum tuntas. "Seperti yang diketahui bersama-sama RUU Permusikan kita tarik karena respons publik," kata Anang.
Menurut Anang, kerja konstitusional DPR dapat berkolaborasi dengan kalangan masyarakat sipil terkait isu-isu hak cipta dan musik.
"Saya kembali menjadi masyarakat sipil, siap berkolaborasi dengan teman-teman DPR terkait dengan persoalan-persoalan di bidang hak cipta dan musik," kata Anang.
"Saya berharap DPR periode 2019-2024 dapat senantiasa menyuarakan masalah di bidang hak cipta dan musik di Indonesia," ujar Anang di Jakarta, Rabu (2/10).
Anang Hermansyah menjadi anggota Komisi X DPR Periode 2014-2019. Selama lima tahun di parlemen, dia selalu berada di Komisi X yang antara lain membidangi pendidikan dan musik.
Dia juga dikenal getol menyuarakan hak cipta karya musik. Karena itu, dia berharap DPR periode 2019-2024 dapat senantiasa menyuarakan persoalan hak cipta dan musik di Indonesia.
Menurut dia, kewenangan yang dimiliki DPR, yakni pengawasan dan legislasi dapat lebih dioptimalkan di periode lima tahun mendatang.
Anang yang semasa menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai tantangan di bidang hak cipta dan musik makin berat di masa mendatang.
"Di masa-masa mendatang tantangan di bidang hak cipta dan musik semakin berat. Salah satunya imbas digital yang kian massif," kata Anang.
Musisi asal Jember ini berharap DPR periode baru dapat meresponsnya dalam bentuk pengawasan dan politik legislasi untuk memastikan sektor hak cipta dan musik dapat dilindungi.
"Saya berharap teman-teman DPR periode baru, khususnya dari kalangan seniman dapat lebih aktif untuk menyoroti masalah di bidang hak cipta dan musik," kata Anang.
Dia menyebutkan selama dirinya lima tahun di parlemen, dua isu tersebut senantiasa disuarakan di parlemen baik dalam bentuk pengawasan maupun politik legislasi.
Hanya saja, kata Anang, kerja konstitusional tersebut hingga berakhir masa jabatan belum tuntas. "Seperti yang diketahui bersama-sama RUU Permusikan kita tarik karena respons publik," kata Anang.
Menurut Anang, kerja konstitusional DPR dapat berkolaborasi dengan kalangan masyarakat sipil terkait isu-isu hak cipta dan musik.
"Saya kembali menjadi masyarakat sipil, siap berkolaborasi dengan teman-teman DPR terkait dengan persoalan-persoalan di bidang hak cipta dan musik," kata Anang.
Pewarta : Sri Muryono
Editor : Masnun
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anang dan Ashanty tampil usai laga Indonesia vs Filipina karena disuruh penyelenggara
14 June 2024 12:49 WIB, 2024
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Yayasan Puri Kauhan Ubud umumkan ide karya terbaik kompetisi seni pertunjukan dengan inovasi teknologi
05 September 2025 5:34 WIB
Konferprov PWI Bali 2025 secara aklamasi memilih Dira Arsana sebagai Ketua PWI periode 2025-2029
31 May 2025 7:19 WIB
Sinergi PKT BISA dongkrak produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani Magetan
20 May 2025 18:55 WIB
Pemilik tanah Gnyadnya minta keadilan peralihan tanahnya dipecah jadi 26 sertifikat
03 February 2025 20:22 WIB, 2025
Demplot Pupuk Kaltim di Jombang, hasil padi petani capai 9,2 ton per hektare
04 September 2024 15:31 WIB, 2024
Suara legislator, Reni Astuti sarankan ada peta banjir digital di Surabaya
27 February 2024 8:04 WIB, 2024