Ini prediksi tren mobil di Indonesia tahun 2020
Jumat, 1 November 2019 18:42 WIB
Mobil BMW The New X1 yang dipamerkan di Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (1/11/2019). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)
Jakarta (ANTARA) - Vice President of Sales BMW Indonesia Bayu Riyanto membagi pendapatnya mengenai prediksi tren mobil pada tahun 2020 di Indonesia.
Ketika diberikan pilihan antara jenis mobil sedan dan Sport Utility Vehicle (SUV), Bayu mengatakan bahwa tren mobil Indonesia nantinya tidak hanya di kedua varian tersebut, melainkan juga pada mobil Multi Purpose Vehicle (MPV).
"Kalau bicara tren jenis mobil di dunia, SUV dan sedan masih nomor satu. Tapi di Indonesia sendiri masih ada MPV," kata Bayu di sela-sela peluncuran BMW The New X1 di Plaza Senayan, Jakarta, Jumat.
Lebih lanjut, ia berpendapat dengan adanya aturan baru terkait pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) lewat Peraturan Pemerintah (PP) No.73 tahun 2019, bisa menjadikan ketiga jenis mobil itu lebih dominan di Indonesia.
PP No 73 ini berlaku dua tahun setelah diundangkan pada 16 Oktober 2019, dan peraturan pajak ini berlaku mulai 16 Oktober 2021.
"Ditambah nanti dengan adanya harmonisasi pajak, yang kemarin baru ditandatangani (Presiden) Jokowi dengan implementasi dua tahun ke depan, harapannya akan menjadi hal yang berimbang antara MPV, SUV dan sedan," ujar Bayu.
Terkait aturan pajak, ia pun menilai bahwa sedan dan SUV lebih potensial untuk merajai pasar mobil Tanah Air di tahun 2020 karena akan pajaknya setara dengan mobil low MPV yang beredar luas di Indonesia.
"Tapi kalau saya lihat, masa depannya itu ada di sedan dan SUV, karena orang akan melihat pajaknya jauh lebih murah, harganya lebih affordable untuk dibeli, dan itu akan menambah penjualan menurut saya buat SUV dan sedan," ujar Bayu.
Ketika diberikan pilihan antara jenis mobil sedan dan Sport Utility Vehicle (SUV), Bayu mengatakan bahwa tren mobil Indonesia nantinya tidak hanya di kedua varian tersebut, melainkan juga pada mobil Multi Purpose Vehicle (MPV).
"Kalau bicara tren jenis mobil di dunia, SUV dan sedan masih nomor satu. Tapi di Indonesia sendiri masih ada MPV," kata Bayu di sela-sela peluncuran BMW The New X1 di Plaza Senayan, Jakarta, Jumat.
Lebih lanjut, ia berpendapat dengan adanya aturan baru terkait pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) lewat Peraturan Pemerintah (PP) No.73 tahun 2019, bisa menjadikan ketiga jenis mobil itu lebih dominan di Indonesia.
PP No 73 ini berlaku dua tahun setelah diundangkan pada 16 Oktober 2019, dan peraturan pajak ini berlaku mulai 16 Oktober 2021.
"Ditambah nanti dengan adanya harmonisasi pajak, yang kemarin baru ditandatangani (Presiden) Jokowi dengan implementasi dua tahun ke depan, harapannya akan menjadi hal yang berimbang antara MPV, SUV dan sedan," ujar Bayu.
Terkait aturan pajak, ia pun menilai bahwa sedan dan SUV lebih potensial untuk merajai pasar mobil Tanah Air di tahun 2020 karena akan pajaknya setara dengan mobil low MPV yang beredar luas di Indonesia.
"Tapi kalau saya lihat, masa depannya itu ada di sedan dan SUV, karena orang akan melihat pajaknya jauh lebih murah, harganya lebih affordable untuk dibeli, dan itu akan menambah penjualan menurut saya buat SUV dan sedan," ujar Bayu.
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peluncuran Suzuki New XL7 Hybrid, SUV keluarga aktif yang ramah lingkungan
22 June 2023 12:42 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,94 juta/gr, Senin 9 Februari 2026
09 February 2026 11:45 WIB
Harga emas hari ini UBS Rp2,972 juta per gr, Galeri24 Rp2,958 juta per gr, Minggu 8 Februari 2025
08 February 2026 10:36 WIB