Istana menanggapi serius yang ragukan keabsahan data pertumbuhan ekonomi
Kamis, 7 November 2019 13:23 WIB
Jubir Presiden Jokowi Fadjroel Rachman mengatakan Pemerintah tanggapi serius pihak yang ragukan keabsahan data pertumbuhan ekonomi (Hanni Sofia)
Jakarta (ANTARA) - Istana Kepresidenan menanggapi serius pihak-pihak yang meragukan keabsahan data pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga 2019 sebesar 5,02 persen yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, mengatakan Pemerintah Indonesia selalu menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.
“Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah meminta BPS untuk menangani sangat serius pernyataan dari sebuah lembaga riset ini dengan alasan bahwa kami sebagai pemerintah selalu menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas. Jadi meminta BPS untuk mengundang para ekonom lembaga riset untuk menjelaskan mengenai metodologi riset dan bagaimana data tersebut disampaikan,” kata Fadjroel.
Dalam beberapa waktu terakhir, ada pihak yang dinilai meragukan keabsahan penghitungan pertumbuhan ekonomi yang dikeluarkan oleh BPS yang sudah diumumkan bahwa pada kuartal ketiga 2019 sebesar 5,02 persen atau lebih rendah dibandingkan kuartal kedua.
Tepatnya lembaga riset asal Amerika Serikat Capital Economics mempertanyakan data tersebut. Menurut lembaga itu, berdasarkan data-data yang mereka himpun seharusnya laju perekonomian Indonesia lebih lambat.
Merespons hal itu, pada Kamis (7/11) pukul 09.00 WIB, BPS bertemu dengan 15 ekonom dan lembaga riset yang khusus diundang oleh BPS untuk kemudian BPS menjelaskan mengenai metodologi dan cara untuk mendapatkan data pertumbuhan ekonomi.
“Walaupun sebelumnya BPS sudah menyatakan data yang mereka ambil berdasarkan metodologi, yang mereka pakai itu sudah dalam monitoring lembaga internasional seperti IMF dan lembaga lainnya baik yang ada di Indonesia maupun yang internasional,” katanya.
Fadjroel menjelaskan, BPS merupakan lembaga negara yang menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.
“Agar semua yang disampaikan kepada publik betul-betul dapat dipercaya kemudian bersifat ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Fadjroel yang khusus datang ke ruangan wartawan di Istana untuk menjelaskan hal tersebut.
Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, mengatakan Pemerintah Indonesia selalu menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.
“Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah meminta BPS untuk menangani sangat serius pernyataan dari sebuah lembaga riset ini dengan alasan bahwa kami sebagai pemerintah selalu menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas. Jadi meminta BPS untuk mengundang para ekonom lembaga riset untuk menjelaskan mengenai metodologi riset dan bagaimana data tersebut disampaikan,” kata Fadjroel.
Dalam beberapa waktu terakhir, ada pihak yang dinilai meragukan keabsahan penghitungan pertumbuhan ekonomi yang dikeluarkan oleh BPS yang sudah diumumkan bahwa pada kuartal ketiga 2019 sebesar 5,02 persen atau lebih rendah dibandingkan kuartal kedua.
Tepatnya lembaga riset asal Amerika Serikat Capital Economics mempertanyakan data tersebut. Menurut lembaga itu, berdasarkan data-data yang mereka himpun seharusnya laju perekonomian Indonesia lebih lambat.
Merespons hal itu, pada Kamis (7/11) pukul 09.00 WIB, BPS bertemu dengan 15 ekonom dan lembaga riset yang khusus diundang oleh BPS untuk kemudian BPS menjelaskan mengenai metodologi dan cara untuk mendapatkan data pertumbuhan ekonomi.
“Walaupun sebelumnya BPS sudah menyatakan data yang mereka ambil berdasarkan metodologi, yang mereka pakai itu sudah dalam monitoring lembaga internasional seperti IMF dan lembaga lainnya baik yang ada di Indonesia maupun yang internasional,” katanya.
Fadjroel menjelaskan, BPS merupakan lembaga negara yang menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.
“Agar semua yang disampaikan kepada publik betul-betul dapat dipercaya kemudian bersifat ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Fadjroel yang khusus datang ke ruangan wartawan di Istana untuk menjelaskan hal tersebut.
Pewarta : Hanni Sofia
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo perintahkan jaga harga sembako, stok pangan jelang idulfitri
11 March 2026 7:48 WIB
Presiden Prabowo kembali berjanji keluar BoP jika tak bantu Palestina merdeka
06 March 2026 6:39 WIB
Presiden Prabowo mengajak dialog 1.200 guru besar bidang soshum di Istana Kamis
15 January 2026 9:38 WIB
Prabowo panggil Airlangga, Purbaya, Bahlil, dan Rosan rapat terbatas di Istana
05 January 2026 17:33 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas UBS hari ini Rp3,106 juta/gr dan Galeri24 Rp3,083 juta/gr, Rabu 11 Maret 2026
11 March 2026 9:42 WIB